Panggah Minta Golkar Jateng Kompak, Konsisten dan Bergerak Raih Kemenangan di Pemilu 2024

Golkar Jateng Kompak
Ketua DPD Partai Golkar Jateng Panggah Susanto yang didampingi Ketua Harian Wihaji dan Bendahara Mohammad Saleh memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Fungsionaris DPD Partai Golkar Jateng, Minggu (30/4/2023). (foto: golkarjateng.com)

JoSS, SEMARANG – Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Panggah Susanto meminta seluruh kader untuk kompak, konsisten dan terus bergerak dalam meraih kemenangan di Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya kader harus tahu tujuan utama dari Partai Golkar.

Hal itu diungkapkan Panggah dalam Rapat Koordinasi Fungsionaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (30/4/2023) yang diadakan DPD Partai Golkar Jawa Tengah. Rapat yang digelar di kantor DPD Partai Golkar Jateng itu dihadiri sekitar 100 kader dan calon legislatif DPRD Provinsi dari 13 dapil.

Menurut Panggah Susanto kader atau calon legislatif dari Partai Golkar tidak boleh memikirkan kepentingan pribadi dan mengabaikan tujuan Partai Golkar yang jadi kendaraan politik.

“Meski masing-masing dari kita punya tujuan sendiri seperti jadi dewan, bupati atau gubernur, dan jalan yang dilalui naik turun serta belok kanan belok kiri, tapi kita harus punya pemahaman yang jelas tentang tujuan organisasi di Partai Golkar yang jadi kendaraan politik,” terang Panggah.

“Jangan hanya memikirkan kepentingan pribadi. Harus dipahami tujuan organisasi di Partai Golkar itu apa,” sambungnya.

Dalam memberikan pengarahan, Panggah Susanto didampingi oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng Wihaji dan Bendahara Mohammad Saleh.

Lebih lanjut Panggah mengemukakan sudah mempelajari kekalahan Golkar Jateng pada masa lalu, salah satunya karena faktor kurang kompak. Karena itu, menurut Panggah, untuk memenangkan Pemilu 2024 nanti, selain kompak juga harus konsisten dan terus bertindak atau bergerak.

“Jadi senjata kita adalah kompak, konsisten, dan terus bertindak atau berbuat. Dengan ini kita tidak akan mudah dikalahkan,” ujar Panggah, dilansir dari golkarjateng.com.

Panggah mencontohkan perang Vietnam pada 1955-1975 antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan yang didukung Amerika Serikat. Meski Amerika Serikat dilengkapi dan didukung senjata modern, namun dengan perlawanan yang kompak, konsisten, dan terus bertindak dari pejuang Vietnam Utara, pada akhirnya mereka lah yang memenangi pertempuran.

“Jadi, belum tentu orang yang menguasai wilayah bisa memenangi pertempuran. Karena itu, kita harus tahu tujuan, konsisten, dan bertindak. Itu penting bagi kita,” ungkap Panggah.

“Beruntung lah kita bergabung di Partai Golkar. Karena Golkar merupakan salah satu partai tertua dan punya riwayat panjang sebagai partai penguasa,” sambung anggota DPR RI Komisi IV itu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*