
KURMA merupakan komoditas populer saat Ramadan. Buah tropis ini memiliki kadungan nutrisi yang mampu mengembalikan kondisi tubuh setelah seharian berpuasa. Selain bisa dimakan langsung, manfaat kurma juga bisa diolah sebagai minuman, yakni jus kurma yang ditambah dengan madu.
Konon, campuran keduanya berkhasiat untuk kesehatan. Berikut khasiat atau manfaat jus kurma dan madu untuk kesehatan, dikutip dari berbagai sumber:
- Menstabilkan kadar gula darah
Saat puasa, Anda cenderung untuk mengonsumsi banyak rasa manis yang berasal dari makanan dan minuman saat makan sahur dan berbuka.
Jika Anda khawatir akan lonjakan kadar gula darah, konsumsi buah kurma dan madu bisa menjadi salah satu pilihan.
Meski mengandung gula alami dalam jumlah yang tinggi, kurma memiliki indeks glikemik yang rendah. Maka itu, Anda tidak perlu khawatir gula darah naik setelah Anda memakannya.
Begitu pula dengan madu. Rasa manis yang khas dari madu bisa menjadi alternatif pengganti gula. Terlalu banyak makan gula akan menyumbang kalori berlebih.
Menambahkan madu ke dalam makanan dan minuman dapat memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh.
Meski begitu, orang dengan penyakit diabetes perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui berapa banyak kurma dan madu yang boleh dikonsumsi saat puasa.
- Memenuhi kebutuhan nutrisi
Kurma mengandun berbagai jenis Vitamin B. Vitamin B3 atau niasin pada kurma bermanfaat dalam membantu proses pencernaan. Sementara itu, vitamin B9-nya membantu pembentukan sel darah baru.
Tidak hanya itu, vitamin A dan vitamin K pada kurma juga dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh selama Anda berpuasa.
Jumlah mineral yang diperlukan tubuh memang tidak sebesar zat gisi lainnya. Namun, jika tidak terpenuhi dengan baik, hal ini akan berbahaya bagi kesehatan.
Kurma menyumbang mineral penting seperti tembaga, mangan, magnesium, kalsium, fosfor, zat besi, dan seng. Semua zat gizi dari kurma akan lebih optimal lagi bila Anda iringi konsumsinya dengan beberapa tetes madu.
Pasalnya, madu mengandung banyak antioksidan penting seperti fenol, flavonoid, dan asam organik.
Kandungan antioksidan tersebut banyak dikaitkan dengan penurunan risiko serangan jantung, stroke, beberapa jenis kanker, serta dipercaya bisa memperbaiki kesehatan mata.
- Menurunkan kadar kolesterol
Makanan dan minuman yang dikonsumsi “sembarangan” memberikan dampak yang buruk untuk tubuh.
Sebagai contoh, jika Anda mengonsumsi asupan tinggi kalori, gula, atau lemak, hal ini bisa memicu peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.
Peningkatan kolesterol ini kemudian memicu munculnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes.
Beberapa penelitian membuktikan bahwa konsumsi madu dan kurma bisa menurunkan kadar kolesterol tinggi.
Penelitian yang diterbitkan Journal of Ayub Medical College Abbottabad (2013), menunjukkan bahwa konsumsi madu selama empat minggu terbukti efektif turunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida atau lemak di dalam darah. Kurma juga disinyalir efektif untuk menurunkan kadar kolesterol tubuh.
Studi yang dimuat pada jurnal Nutritients (2020) juga menemukan bahwa konsumsi buah kurma selama 16 minggu membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat pada orang dengan diabetes.
Potensi manfaat ini berasal dari kandungan serat yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol di dalam aliran darah.
- Menambah energi
Menjalani puasa tidak seharusnya melemahkan energi tubuh Anda. Meski diharuskan untuk menahan makan dan minum selama kurang lebih 13 jam, Anda tetap bisa mencukupi kebutuhan energi atau kalori dengan makan madu dan kurma.
Makanlah kombinasi ini pada waktu sahur ataupun berbuka puasa untuk mengembalikan energi tubuh yang hilang.
Pasalnya, dalam satu sendok madu seberat 21 gram mengandung 64 kalori dan 17 gram jenis gula, seperti fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Sementara itu, kurma merupakan sumber fruktosa alami.
Kandungan-kandungan tersebut akan diolah menjadi kalori yang berguna untuk mengembalikan energi selama Anda beraktivitas di kala puasa.
- Meningkatkan kekebalan tubuh
Kurma dan madu mengandung beberapa zat gizi yang baik untuk menjaga imunitas tubuh. Kurma mengandung zinc, zat besi, dan vitamin A. Zinc adalah mineral yang diperlukan untuk menjaga fungsi sel darah putih dalam melawan bakteri dan virus. Sementara, vitamin A mampu mencegah infeksi bakteri, virus, dan parasit.
Sementara itu, manfaat madu untuk daya tahan tubuh berasal dari senyawa fenolik dan Flavonoid. Kedua senyawa ini bersifat antioksidan sehingga menangkal radikal bebas mengurangi peradangan di dalam tubuh.
Selain itu, gula pada madu dicerna secara lambat oleh tubuh dan menghasilkan asam lemak rantai pendek. Asam lemak ini juga mengoptimalkan respon imun tubuh. Jadi, manfaat madu dan kurma berpotensi membuat Anda tidak mudah sakit. (lna)

Leave a Reply