Desa Panusupan Purbalingga Bakal Dapat Bantuan Akses Internet, Pembenahan RTLH dan Penanganan Stunting

Akses internet gratis purbalingga
Desa Panusupan Purbalingga bakal dapat bantuan akses internet, pembenahan RTLH dan penanganan stunting, dari Pemprov Jateng. (caption: istimewa)

JoSS, PURBALINGGA – Kepala Desa Panusupan di Kecamatan Rembang, Purbalingga Surismi gembira menyambut program pengentasan kemiskinan ekstrim dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimun.

Untuk diketahui, Desa Panusupan terpilih sebagai lokasi desa dampingan Diskominfo Provinsi Jawa Tengah 2023 akan mendapatkan bantuan akses internet. Selain itu nantinya akan dibantu pembenahan rumah tak layak huni dan penanganan stunting.

Menurut Surismi, beberapa permasalahan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah untuk diselesaikan. Seperti, penuntasan RTLH dan penyelesaian balita stunting.

Ditambahkan, berdasarkan data, ada sekitar 400 rumah tangga yang kondisi tempat tinggalnya memprihatinkan, berdinding papan tipis, hingga berlantai tanah. Terkait stunting, tercatat ada sekitar 60 anak yang mengalami tumbuh kembang tak sesuai umur.

“Stunting meskipun berkurang tiap bulan, jumlahnya masih banyak. Kita minta penanganan RTLH, tadi sudah sudah cek dua rumah,” paparnya, Kamis (16/2/2023).

Terkait bantuan akses internet yang akan diberikan Diskominfo Jateng, Surismi berharap turut mengembangkan promosi desa lewat dunia maya.

“Dengan adanya internet, harapannya bisa mempromosikan wisata di Desa Panusupan, seperti Curug Kalikarang, Sendaren Susur Sungai, hingga wisata religi. Harapannya ya bisa ada investor,” urainya.

Konten kreator lokal Desa Panusupan, Aris, menyambut baik rencana bantuan internet dari Diskominfo Jateng. Menurutnya, kecepatan akses menjadi nyawa bagi Youtuber sepertinya.

“Kita antusias dan terbantu karena butuh jaringan internet.  Kalau internet lancar proses upload lancar,” ujarnya yang memunyai akun Jong Official, dengan 800 subscriber.

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian Galih Wibowo mengatakan, nantinya ada kuota 10 unit rumah yang bakal diperbaiki. Untuk fasilitas internet, akan diberi akses melalui kabel serat optik, mengingat kontur desa yang berbukit-bukit.

Menurutnya, program pendampingan ke Desa Panusupan, akan dilakukan selama lebih kurang satu tahun. Nantinya, berbagai program diberikan, termasuk sosialisasi kesehatan melalui kesenian lokal daerah.

Dikatakan, pihaknya kini tengah melakukan survei awal, guna melihat kelayakan calon penerima bantuan. Selain itu, survei dilakukan guna menentukan pola bantuan yang dibutuhkan warga setempat.

“Nantinya akan ada kuota 10 unit RTLH. Dengan begitu, di akhir tahun 2023 warga yang berada di jurang kemiskinan bisa dientaskan,” pungkas Galih. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*