
JAMUR Cordyceps belakangan ramai diperbincangkan di sosial media, seiring dengan penayangan film The Last of Us yang menjadi salah satu film yang viral saat ini.
Bagaimana tidak, film ini disebut menyajikan tontonan yang lain daripada yang lain. Apalagi, aktris senior tanah air, Christine Hakim, ikut megambil peran penting dalam film ini.
Salah satu hal yang menarik dari film The Last of Us adalah jamur Cordyceps. Dikisahkan jika jamur ini adalah sumber malapetaka bagi umat manusia di dunia.
Manusia yang terserang jamur Cordyceps akan berubah menjadi zombie yang bisa membahayakan manusia lain.
Dalam episode keduanya, diceritakan jika pandemi jamur Cordyceps ini sudah merebak sampai ke Jakarta. Mengacu pada alasan ini, Google punya cara sendiri untuk membuat penggemar tertarik.
Google bisa membuat layar PC dan laptopmu terserang jamur Cordyceps jika mengetikkan salah satu dari dua kata kunci ini “The Last of Us” atau “Cordyceps”.
Bagaimana cara memunculkan jamur Cordyceps di PC atau Laptop? Begini Caranya:
- Buka browser seperti biasa.
- Ketikkan salah satu kata kunci The Last of Us” atau “Cordyceps”.
- Di bagian bawah layar akan ada gambar jamur berwarna merah muda, klik saja jamurnya.
- Setelah klik, maka perlahan-lahan layar kamu akan dipenuhi oleh jamur Cordyceps.
Meski demikian, kamu tak perlu khawatir sebab ini tidak berbahaya. Kamu bisa menghilangkannya dengan klik tombol keluar.
The Last of Us ini terinspirasi dari kisah nyata. Serial ini menceritakan infeksi jamur cordyceps pada manusia yang menyebabkan pengidapnya menjadi zombie haus darah. Ternyata pengembang gim The Last of Us, Naughty Dog, terinspirasi dari kisah nyata. Yakni jamur cordyceps dan infeksi yang ditimbulkannya.
Melansir Mashable, Naughty Dog mengungkapkan bahwa ide wabah zombie akibat infeksi Cordyceps berasal dari jamur yang menginfeksi sebuah sebut. Pihaknya saat itu mendapat ide setelah menyaksikan sebuah episode dokumenter BBC Planet Earth berjudul “Jungles”, yang dinarasikan oleh Sir David Attenborough.
Dalam episode tersebut diceritakan adanya sebuah infeksi yang terjadi pada semut. Hewan itu mati setelah terinfeksi jamur Ophiocordyceps unilateralis.
Jamur menempel pada semut, lalu menginfeksi dan mengendalikan otaknya hingga kehilangan kendali atas tubuhnya kemudian mati. Setelah mati, kepala semut kemudian muncul tunas jamur besar yang setelah beberapa waktu akan melepaskan spora untuk menginfeksi makhluk lain di dekatnya.
Apakah infeksi Cordyceps bisa menyerang manusia? Menanggapi infeksi cordyceps yang digambar dalam The Last of Us, seorang profesor mikrobiologi molekuler di MRC Center for Medical Mycology Mark Ramsdale menjelaskan hal ini.
Menurutnya, infeksi cordyceps mungkin bisa terjadi pada serangga dan bersifat mematikan. Namun untuk menyerang manusia adalah hal yang sulit. “Tidak ada bukti mereka menyebabkan penyakit pada manusia. Namun, mereka memanipulasi serangga dan beberapa jamur telah mengembangkan kemampuan ini dari waktu ke waktu,” kata Ramsdale. (lna)

Leave a Reply