
JoSS, CHICAGO – Kebakaran di kabin penumpang pesawat Lufthansa membuat panik penerbangan dari Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat, menuju Frankfurt, Jerman. Insiden saat para kru berusaha memadamkan api direkam penumpang hingga menjadi viral di setelah diunggah di Instagram.
“Pesawat Lufthansa Boeing 747-8 yang beroperasi dari Los Angeles menuju Frankfurt, Jerman, terpaksa mendarat di Chicago setelah ada laptop terbakar di bagasi dalam penerbangan pada Senin (2/1/2023) lalu,” demikian keterangan di Instagram, seperti dilansir dari Mirror.
Asap mengepul dari dalam kompartemen bagasi tempat laptop milik seorang penumpang disimpan. Asap secara perlahan memenuhi ruang kabin penumpang pesawat dengan nomor penerbangan LH 457 itu hingga memicu kepanikan.
Seorang pramugari memberanikan diri membuka loker bagasi di atas. Dia lalu menyemprotkan pemadam api. Meski api telah padam, asapnya tetap memenuhi kabin. Pilot memutuskan melakukan pendaratan darurat di bandara Chicago.
Seorang juru bicara Lufthansa mengatakan, pilot memutuskan mengalihkan pendaratan sebagai langkah pencegahan. Dia memastikan api sudah padam sebelum pesawat mendarat. Maskapai menegaskan para penumpang dialihkan menggunakan penerbangan lain.
“Penerbangan Lufthansa LH457 dari Los Angeles menuju Frankfurt melakukan pendaratan tak terjadwal di Bandara O’Hare Chicago pada Senin sebagai tindakan pencegahan. Alasannya adalah kebakaran kecil di kabin disebabkan oleh laptop penumpang yang terlalu panas. Api kecil itu padam dalam penerbangan sebelum mendarat dengan selamat,” bunyi pernyataan.
Kejadian laptop meledak atau terbakar sudah sering terjadi, hal ini tentu sangat membahayakan, apalagi jika terjadi di dalam kabin pesawat.
Di Amerika Serikat (AS) saja, dilaporkan sudah ratusan kasus laptop meledak, kebanyakan disebabkan oleh masalah baterai.
Untuk mencegah agar baterai laptop tidak meledak dan menimbulkan kerugian, berikut tips dan trik yang dilansir dari Mynetcity.
- Jika baterai melemah dan masa operasinya berkurang drastis, lebih baik langsung membeli baterai baru. Jangan coba-coba memperbaiki baterai yang sudah rusak untuk dipakai kembali.
- Selalu pastikan bahwa Anda memakai baterai yang asli dari penjual resmi. Jika baterai asli saja dilaporkan banyak yang meledak, apalagi dengan baterai palsu.
- Jangan mengisi ulang baterai Anda lebih dari 8 jam. Mengisi ulang baterai terlalu lama dilaporkan beresiko menimbulkan ledakan.
- Jika baterai sudah penuh saat diisi ulang, pilih salah satu saja, memakai daya listrik atau baterai saat Anda ingin menggunakan laptop.
- Pakailah charger pengisi ulang yang kompatibel dengan baterai Anda. Charger yang tidak sesuai akan meningkatkan resiko overheating.
- Jangan letakkan laptop di area yang dapat menjadi sangat panas, misal di bagasi mobil atau di bawah terik matahari.
Biasanya jika terjadi masalah pada baterai laptop, vendor laptop tersebut akan melakukan penarikan besar-besaran. Jika Anda mengikuti perkembangan dan kebetulan laptop Anda bermasalah, Anda bisa mengikuti prosedur yang sudah ditentukan misalnya penukaran baterai. (lna)

Leave a Reply