
KEDEKATAN psikologis antara ibu dan anak memiliki manfaat besar bagi sang anak. Kadang anak hanya membutuhkan ciuman dari ibu mereka untuk merasa lebih baik saat sakit.
Sebuah penelitian pada tahun 2010 mengungkapkan bahwa ciuman ibu tak anya berdampak secara psikologis, tetapi juga secara fisik. Peneliti menemukan bahwa ciuman seorang ibu bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh pada bayinya, seperti dilansir oleh Genius Beauty.
Penelitian yang dipimpin oleh Dr Tagg menemukan bahwa ketika mencium bayinya, ibu ‘menularkan’ bakteri tertentu yang membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh anak terhadap demam dan infeksi telinga.
Tak hanya itu, pelukan ibu juga bisa membuat anak mereka sembuh dari penyakit dengan lebih cepat. Hasil ini didapatkan peneliti setelah melakukan pengamatan terhadap 61 bayi di rumah sakit Bliss, Montreal.
Peneliti mengamati detak jantung bayi, tingkat oksigen dalam darah, serta mengamati ekspresi wajah bayi ketika diambil sampel darahnya.
Penelitian ini menemukan bahwa bayi yang dipeluk ibunya saat pengambilan darah lebih cepat sembuh dari rasa sakit yang diakibatkan jarum suntik. Bayi yang dipeluk ibu saat diambil darahnya langsung merasa nyaman setelah tiga menit. Sementara bayi yang tak dipeluk ibunya masih merasakan sakit dalam waktu yang lebih lama.
Meski terdengar sepele, sering memeluk anak dipercaya bermanfaat bagi kesehatan psikis dan fisiknya. Berikut ini akan diuraikan lebih lanjut mengenai beragam manfaat memeluk anak, dilansir dari alodokter.com :
1. Mengurangi produksi hormon kortisol
Saat stres dan merasa tertekan, tubuh akan melepaskan hormone kortisol atau hormon stres. Anak-anak belum bisa mengatur dan mengontrol emosinya dengan baik, sehingga suasana hatinya yang tidak menentu bisa meningkatkan produksi hormon ini.
Tingginya jumlah hormon kortisol dalam tubuh bisa menyebabkan anak sulit tidur, susah berkonsentrasi, mengalami kenaikan berat badan, atau menjadi tidak berenergi dan tidak bersemangat. Nah, dengan sering berpelukan dengan Bunda, Si Kecil bisa terbebas dari berbagai dampak hormon stres ini.
2. Mengurangi perasaan cemas dan stres
Saat berpelukan, tubuh melepaskan hormone oktison yang bisa membuat anak merasa tenang, bahagia, dan juga nyaman. Pelukan mampu memperbaiki mood-nya serta mengurangi perasaan cemas dan stres pada anak. Manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh Si Kecil, tapi juga bisa dirasakan oleh Bunda, lho.
3. Menjaga kesehatan jantung
Saat Si Kecil berpelukan dengan Bunda, hormon kortisol dapat berkurang dan tingkat hormon oksitosin meningkat sehingga dapat menurunkan tekanan darah anak. Selain itu, kulit manusia juga memiliki reseptor yang aktif setelah menerima pelukan. Reseptor ini kemudian mengirimkan sinyal ke otak untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Anak-anak yang sering mendapatkan pelukan dari orang terkasih bisa memiliki tekanan darah yang stabil dan hal ini baik untuk kesehatan jantungnya.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Pelukan juga dipercaya dapat meningkatkan daya tubuh anak. Pasalnya, berpelukan dapat merangsang kelenjar timus yang berfungsi mengatur produksi sel darah putih untuk melawan berbagai penyakit.
5. Mengurangi rasa sakit
Pelukan bisa meredakan rasa sakit yang dialami anak. Oksitosin yang dilepaskan saat berpelukan dapat membantu memblokir rasa sakit. Selain itu, sering memeluk anak juga bisa membuat pernapasannya lebih lancar, sehingga sirkulasi dan suplai oksigen ke berbagai jaringan tubuhnya baik. (lna)

Leave a Reply