Marak Penjualan Alat Tes Kehamilan Bekas Pakai di Online Shop, Ini Bahayanya

Marak Penjualan Alat Tes Kehamilan Bekas Pakai di Online Shop, Ini Bahayanya
Ilustrasi test pack (Freepik/Santipong6519)

JAGAT media sosial Twitter diramaikan dengan maraknya penjualan tes pack kehamilan bekas pakai dengan hasil positif di sejumlah akun online shop.

Postingan yang diunggah oleh akun twitter @txtdarionlshop tersebut menampilkan akun online shop yang menjual hasil test pack positif yang dibanderol dengan harga 40-100 ribuan.

Beberapa akun online shop yang bahkan menjual test pack kehamilan dengan hasil positif dengan berbagai variasi merk dan harga. Beberapa akun bahkan menjual test pack positif asli dari hasil tes urine yang dilakukan oleh ibu hamil.

“Test pack positif hamil murah asli dijamin hasil 2 garis, karena owner lagi hamil,” tulis salah satu akun pada deskripsi produk yang menjual test pack positif, dikutip dari detikcom, Jumat (5/8/2022).

Bahkan beberapa akun menuliskan pada deskripsi produknya bahwa test pack positif ini bisa digunakan untuk prank atau bahan lelucon. “Untuk prank, atau ngebodohin buaya yang suka ngibul bisa dikibulin pake ini biar ketar ketir hidupnya,” tulis salah satu akun online shop.

“Test pack positif garis dua untuk prank pacar, asli dari urin ibu hamil bukan coretan spidol,” tulis akun lainnya.

Ternyata tak sedikit yang membeli test pack kehamilan dengan hasil positif ini. Salah satu akun bahkan telah menjual ratusan hasil test pack kehamilan positif.

Meski hasil testpack positif kadang dipakai untuk melakukan prank, ulah penjual ini tetap membuat warganet bingung. Tidak sedikit yang bertanya-tanya apakah ada orang yang membeli hasil test pack positif tersebut.

“Ternyata beginian laku dijual dan ada pasarnya ya,” tulis salah seorang warganet.

Mengomentari hal ini, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS menegaskan bahwa menjual test pack bekas urine ibu hamil sangat berisiko menularkan berbagai penyakit. Menurutnya, test pack yang sudah digunakan termasuk limbah medis yang harus ditangani dengan benar.

“Itukan alat bantu diagnosis kehamilan yang cepat, meskipun tidak selalu akurat jangan dipermainkanlah. Limbah berbahaya, jika ibu hamil tersebut mengalami infeksi saluran kencing bagaimana?,” ujar dr Boyke, dilansir dari detikcom, Jumat (5/8/2022). “Lagipula urine termasuk media pertumbuhan kuman,” sambungnya.

Menurut dr Boyke, menangani limbah medis minimal harus memakai sarung tangan. Jika test pack kehamilan yang sudah digunakan terpegang oleh tangan dan tanpa sengaja menyentuh makanan, maka berisiko menimbulkan penyakit seperti diare.

“Misalnya infeksi pada kulit kalau kena tangan, atau tangannya masuk mulut bisa juga diare,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahkan jika test pack kehamilan yang sudah digunakan tersebut dicuci atau dibersihkan sebelum dijual, tetap memiliki risiko bagi kesehatan.

“Tetap ada risiko karena urine kan media yang baik untuk bakteri, virus, dan jamur,” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*