5 Manfaat Tidur Berpelukan Dengan Pasangan, Dokter Dina: Baik Untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

5 Manfaat Tidur Berpelukan Dengan Pasangan, Dokter Dina: Baik Untuk Kesehatan Tubuh dan Mental
Pasangan suami istri tengah bermesraan di ranjang (Foto: Desygner / joss.co.id)

BAGI pasangan yang baru menikah, tidur sambil berpelukan dengan pasangan menjadi hal yang lumrah atau sering dilakukan. Pelukan adalah sebuah bentuk keintiman fisik yang biasanya dilakukan dengan menyentuh atau memegang erat seputar bagian badan seseorang.

Namun seiring bertambahnya  usia perkawinan dengan berbagai macam problem rumah tangga dan hadirnya buah hati, ritual ini lama kelamaan menghilang, alias tidak pernah lagi dilakukan. Bahkan beberapa pasangan memilih tidur di ranjang yang terpisah, karena sang istri butuh tempat yang lebih luas dengan si buah hati.

Padahal sensasi rasa hangat dan merasa dilindungi menyatu dapat menciptakan perasaan aman. Tidur sambil berpelukan juga sangat banyak manfaatnya, baik bagi kesehatan tubuh maupun mental pasangan tersebut.

Nah, salah satu posisi tidur yang dianjurkan oleh para pakar bagi pasangan suami istri adalah posisi menyamping di mana suami memeluk istri dari belakang. Posisi memeluk dari belakang ini disebut juga dengan istilah forward bear

Hal tersebut disampaikan Dokter Dina Oktaviani  lewat unggahannya di akun TikTok @Bukandoktercinta_ pada 8 Juni 2022. “Meskipun agak gerah, ini manfaat tidur sambil peluk pasangan kamu,” tulis Dokter Dina.

Dokter cantik itu menyebut ada 5 manfaat tidur sambil berpelukan dengan suami atau istri. Manfaat yang pertama adalah membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperbaiki mood.

Selain itu, tidur sambil berpelukan juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. “Meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Dokter Dina. Manfaat yang ketiga, tidur sambil berpelukan dengan pasangan juga bisa mengurangi stres.

“Meredakan kecemasan dan stress,” beber Dokter Dina. Manfaat tidur sambil berpelukan dengan pasangan yang selanjutnya adalah meningkatkan hormon endorphin. Sebagai informasi, endorphin merupakan hormone yang berfungsi menghilangkan stres dan rasa sakit.

Yang terakhir, Dokter Dina menyebut tidur sambil berpelukan bisa membuat pasangan semakin mesra. “Menambah ikatan emosional dengan pasangan kamu,” tutup Dokter Dina.

Selain sebagai tanda menyatakan perasaan sayang, pelukan ternyata dapat bermanfaat bagi tubuh. Seperti yang tertulis di Healthline, dalam sehari manusia membutuhkan pelukan sebanyak 4 kali untuk bertahan hidup, 8 kali untuk pemeliharaan tubuh, hingga 12 kali untuk membantu pertumbuhan.

Menurut Tod Sinett dalam bukunya The Truth About Back Pain, posisi tersebut jika dilakukan dengan lutut sedikit ditekuk akan sangat baik untuk pasangan yang memiliki masalah tulang punggung.

Sebuah penelitian di Medical  University of Vienna menyatakan bahwa tidur berpelukan dapat meredakan stres kerja atau stres lingkungan sosial, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan memori.

Namun, hal-hal positif tersebut akan berbalik negatif jika Anda memeluk orang asing atau seseorang yang tidak Anda sayang.

Selain itu, studi juga mengatakan bahwa pasangan suami istri yang sering berpelukan ditemukan lebih awet mudah.

Penelitian menjelaskan, hal yang demikian terjadi disebabkan karena mereka bahagia saling mencintai, sehingga hormon oksitosin (hormon bahagia) pun terlepas merata dalam tubuh masing-masing pasangan

Melansir alodokter, saat memeluk atau dipeluk pasangan, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin, yakni hormon yang bisa menimbulkan perasaan bahagia dan cinta. Hal ini akan sangat baik untuk kesehatan tubuh dan mental jika dilakukan sesering mungkin.

Berpelukan dengan pasangan tidak memerlukan waktu yang lama. Dalam beberapa detik atau menit berpelukan saja, manfaatnya sudah bisa kamu dapatkan. Selamat mencoba! (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*