Keluarga Ridwan Kamil Percayakan Sepenuhnya Pencarian Eril Pda KBRI Bern di Swiss

Keluarga Ridwan Kamil Percayakan Sepenuhnya Pencarian Eril Pda KBRI Bern di Swiss
Ridwan Kamil, Atalia Praratya, dan Camillia Laetitia Azzahra menghanyutkan bunga mawar merah muda untuk Emmeril Kahn Mumtadz. Dalam artikel mengulas tentang perkembangan pencarian putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), Senin (6/6/2022). (DOK. Keluarga Ridwan Kamil via KOMPAS.com)

JoSS, BERN  SWISS – Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), menyatakan, telah mempercayakan sepenuhnya pencarian putra sulung RK Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang hilang di Sungai Aare kepada KBRI Bern di Swiss.

Adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman mengatakan setelah mendengarkan penjelasan Kepolisian Bern pada Jumat, 3 Juni 2022, posisi keluarga Emil yang ada di Ibu Kota Swiss akan lebih memantau secara pasif.

“(Kami akan) juga menunggu arahan KBRI yang akan menjadi poin kontak dengan aparat setempat,” katanya, saat jumpa pers virtual bersama KBRI Bern pada Senin, (6/6/2022).  Juni 2022.

Eril hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Aare, Bern, pada Kamis, 26 Mei 2022. Setelah 12 hari pencariannya, Duta Besar RI untuk Swiss Muliaman Hadad dalam kesempatan jumpa pers yang sama mengatakan, Eril belum juga ditemukan, namun otoritas setempat terus berupaya secara optimal.

Baca juga: Putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz Dinyatakan wafat

Dilansir dari tempo.co, KBRI Bern mengutip keterangan polisi menyatakan, pencarian Eril saat ini telah mencakup 29 kilometer wilayah sungai Aare. Metode pencarian terus diupayakan dengan patroli perahu dan patroli darat. Penggunaan metode lainnya akan sangat tergantung pada jumlah debit air, tingkat kekeruhan air, dan cuaca di sepanjang area pencarian yang dapat berubah sewaktu-waktu.

 

Sepekan setelah peristiwa itu, kedua orang tua sudah mengikhlaskan kepergian Eril. Ridwan dan istrinya Atalia Praratya, juga anak keduanya Zara, sudah pulang ke Bandung karena sang gubernur harus kembali bertugas.

Ridwan Kamil mengatakan pencarian terhadap tubuh Eril tetap dilakukan tanpa ada batasan waktu. Muliaman menegaskan, KBRI berkoordinasi dengan aparat setempat juga akan memantau terus pencarian.

Kota Bern diprediksi akan diliputi hujan dan badai terutama di daerah pegunungan dalam beberapa hari mendatang, sehingga debit air Aare akan terus meningkat.

Menurut keterangan Polisi Maritim Bern yang dikutip KBRI Bern beberapa waktu lalu, proses pencarian Eril terkendala oleh tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju. Dampak hujan dan badai ditaksir akan sangat mempengaruhi kondisi air di Aare.

Saat ini Swiss sebenarnya telah memasuki musim panas. Pihak Kepolisian Bern optimis, naiknya temperatur pada musim panas akan berimplikasi pada penambahan debit air dan intensitas aktivitas pengunjung di sepanjang sungai Aare.

“Peningkatan dinamika di sungai Sungai Aare ini diharapkan akan berkontribusi positif dalam proses pencarian Eril,” tulis KBRI Bern seperti dikutip pada Minggu (5/6/2022). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*