Ternyata Indra Kenz Punya Tempat Kursus Trading Dengan Jumlah Peserta 2.000 Orang

Gedung kantor indra kenz - Medan

JoSS, JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap salah satu tersangka kasus dugaan penipuan berkedok berkedok trading binary option aplikasi Binomo, Indra Kenz memiliki tempat kursus trading di Medan.

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara menyebut Ayah Indra Kenz menjabat Komisaris di tempat kursus trading tersebut. “Bapaknya sebagai komisaris, kursus yang bersangkutan milik Indra,” kata Chandra, seperti dikutip dari bisnis.com, Jumat (18/3/2022).

Chandra menyebut tempat kursus itu memiliki peserta hingga ribuan orang. Setidaknya, ada 1.000 sampai 2.000 orang yang terdaftar di sana. “info yang kami dpt sekitar 1.000 sampai 2.000,” kata Chandra.

Dia juga menyebut sejumlah peserta kursus telah melapor ke Polisi terkait Indra Kenz. “Ada beberapa korban kursus yang melapor,” kata Chandra.

Informasi itu diperoleh setelah penyidik mencecar ayah Indra Kenz, berinisial LHS dengan 18 pertanyaan. “Diberi 18 pertanyaan. Diperiksa terkait yang bersangkutan sebagai direktur kursus di Medan,” jelasnya.

Sebelumnya, Polri mengungkap fakta baru soal kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo dengan tersangka Indra Kesuma alias Indra Kenz.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyebut bahwa Indra Kenz direkrut oleh Binomo.

“Secara fakta pemeriksaan bahwa IK itu ya direkrut gabung dengan Binomo,” kata Whisnu, Kamis (10/3/2022). Whisnu belum memerinci siapa orang di balik Binomo yang merekrut Indra Kenz sebagai Afiliator. “Ada orang di balik itu siapa, kita lagi dalami,” ucap Whisnu.

Bareskrim Polri menduga Indra Kenz, telah memindahkan uang yang ada di rekeningnya. Pasalnya rekening Indra Kenz hanya berisi Rp1,8 miliar saat disita.

“Pada saat kita mau sita, rekeningnya dia sudah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh. Cuma Rp1,8 miliar rekeningnya tuh. Sudah dipindahkan,” kata Whisnu, Kamis (17/3/2022).

Whisnu menyebut pihaknya tengah memburu sosok lain yang menjadi afiliasi dari Indra Kenz. Sosok itu diduga membantu Indra Kenz di kasus binomo. Saat ini, tim penyidik tengah berada di luar kota untuk memburu afiliator itu.

“Yang membantu dia [sedang diburu]. Tim sudah di luar kota,” ujarnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*