
JoSS, SELANDIA BARU – Pemerintah Selandia Baru akan menerapkan sejumlah kebijakan guna mengurangi beban masyarakat akibat perang Rusia-Ukraina yang berdampak pada melambungnya harga minyak dunia. Diantaranya pengurangan pajak cukai Bahan Bakar Minyak (BBM) dan memotong separuh biaya transportasi umum selama tiga bulan ke depan.
Untuk diketahui, seperti bagian dunia lainnya, harga bensin di Selandia Baru meningkat tajam sejak serangan Rusia ke Ukraina, seperti halnya biaya makanan dan bangunan, yang berkontribusi terhadap inflasi yang signifikan di negara itu.
Para ekonom memperkirakan inflasi di Selandia Baru akan naik di atas 7% tahun ini dan tidak mengesampingkan puncak di atas 8%.
“Kami tidak dapat mengendalikan perang di Ukraina atau berlanjutnya volatilitas harga bahan bakar, tetapi kami dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampaknya terhadap warga Selandia Baru,” kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Senin (14/03/2022).
Pemerintah juga mengatakan akan mengurangi biaya penggunaan bahan bakar sebesar 25 sen Selandia Baru.
Diperkirakan, ini akan mengurangi biaya pengisian tangki bensin 40 liter lebih dari NZ$ 11 atau US$ 7,46 atau sekitar Rp 107 ribu (asumsi kurs Rp 14.300 per US$), dan untuk tangki 60 liter, lebih dari NZ$ 17.
“Krisis energi ini akan menghadirkan krisis bagi banyak keluarga di sini dan sekarang. Dan itulah mengapa kami menargetkan langkah-langkah jangka pendek untuk mengelola rasa sakit langsung bagi semua orang,” kata Ardern pada konferensi pers.
ANZ Bank di Selandia Baru mengatakan, keringanan biaya dari pemerintah ini dapat membawa inflasi year on year pada kuartal kedua turun 0,5 poin di bawah perkiraan saat ini sebesar 7,4%.
Sementara itu, serangan Rusia ke Ukraina makin menggila, Minggu (13/3/2022) waktu setempat. Terbaru, Rusia dikabarkan membombardir sebuah situs di kota Lviv, dekat perbatasan Polandia, negara NATO.
Setidaknya 30 rudal ditembakkan ke pangkalan militer Pusat Keamanan dan Perdamaian Internasional (IPSC), tempat pelatihan khusus tentara Ukraina untuk misi penjaga perdamaian. Rudal ditembakkan dari pesawat tempur di atas Laut Hitam dan Laut Azov.
“Serangan udara Rusia menghantam sebuah pangkalan militer besar di dekat kota barat Lviv, yang dekat dengan perbatasan Polandia,” tulis CNN International mengutip pemerintah daerah setempat.
“Menewaskan 35 orang dan meninggalkan lebih dari 130 orang di rumah sakit.”
Sementara itu, pasukan Rusia disebut makin dekat ke pusat ibu kota Ukraina, Kyiv. Dilaporkan Kementerian Pertahanan Inggris kemarin, tentara Moskow sudah berada di jarak 25 kilometer (km).
Kota-kota penting seperti Kharkhiv, Mariupol, Mykolaiv, Dnipro, Chernihiv dan Sumy juga masih terus digempur Rusia. Di kota Mariupol yang terkepung, citra satelit menunjukkan kerusakan dan kebakaran di gedung apartemen dan pompa bensin.
Rusia melakukan serangan sejak 24 Februari 2022. Sedikitnya 5.000 orang tewas dalam serangan ini dan lebih dari 2,5 juta mengungsi. (lna)

Leave a Reply