
JoSS, SEMARANG – Ketua Umum DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Mayjen TNI Purnawirawan Saiful Sulun membeberkan adanya isu-isu di media sosial (Medsos) yang membingungkan dan meresahkan. Bahkan isu-isu yang dimunculkan berpotensi mengancam persatuan bangsa, di antaranya dengan tujuan agar Joko Widodo mundur sebagai Presiden RI.
“Isu ini tidak mustahil memengaruhi para purnawirawan dan warga Veteran yang semua ini amat merugikan,” kata Mayjen TNI Purn. Saiful Sulun dalam Rapat Pleno DPP LVRI diperluas dengan DPD LVRI se-Indonesia secara daring, Rabu (2/2/2022) dan dipublikasikan melalui kanal YouTube “LVRI Channel“.
Menurut dia, isu-isu yang dilontarkan diantaranya: Jokowi gagal membangun negeri; Jokowi membuat negeri tergadai akibat utang yang luar biasa besar; Jokowi gagal mengatasi COVID-19; Jokowi antek asing; Jokowi PKI; Jokowi mempolitisasi ulama dan sebagainya. Isu-isu tersebut diduga ada yang mengorkestrasi.
Di hadapan peserta rapat pleno, mantan Pangdam V/Brawijaya ini lantas bertanya, “Betulkah isu-isu tersebut? Begitu jeleknya kah Jokowi? Bukankah Jokowi telah berbuat banyak untuk negeri?”
Ketua Umum DPP LVRI ini lantas mengungkap prestasi-prestasi yang dicetak Presiden Jokowi seperti maraknya pembangunan infrastruktur mulai jalan told an jalan nasional, pembuatan bendungan untuk pengairan dan air bersih, penguatan jaringan perhubungan laut dengan membangun banyak pelabuhan, pengembangan bandar udara untuk menguatkan angkutan penumpang dan logistik, serta berbagai pembangunan KEK (kawasan Ekonomi Khusus) agar perekonomian nasional tumbuh pesat.
Kebijakan lain pemerintahan Jokowi yang dicatat saiful Sulun adalah penerapan tax holiday yang berhasil menarik uang para konglomerat hitam ke dalam negeri, masifnya pembangunan daerah tertinggal dan perbatasan, membubarkan Petral yang ada dugaan merampok uang rakyat lebih dari Rp 1 miliar per hari, serta pemberian jaminan sosial bagi warga tidak mampu.
Baca juga: Kominfo Putus Akses Ribuan Konten Hoaks di Media Sosial
Pada kesempatan tersebut, disampaikan juga keberhasilan pemerintahan sekarang mengambil alih atau tidak memperpanjang kontrak perusahaan besar seperti Freeport, Exxon, dan Chevron yang sudah lebih dari 50 tahun menguras kekayaan alam Indonesia. Hal-hal tersebut, menurut dia, harus diketahui.
“Beliau juga membuat harga bahan bakar minyak di Papua sama dengan di Jakarta. Suatu terobosan yang luar biasa yang bertahun-tahun memberatkan masyarakat Papua,” kata Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun. Meski diakui, kebijakan tersebut menghadapi banyak tantangan, namun terus dilakukan dan dimonitor.
Ketua Umum DPP LVRI ini juga menyinggung soal perjanjian/kesepakatan penyesuaian pelayanan ruang udara atau flight information region (FIR) pertahanan dan ekstradisi antara pemerintah Indonesia dan Singapura. Memang, dia menambahkan, ada hal-hal yang harus diperhatikan dan dicermati agar betul-betul membawa manfaat yang maksimal bagi bangsa dan negara. Tetapi apapun, langkah tersebut patut dihargai.
Tak lupa disamapaikan pula, dunia luar menghargai dan menghormati Jokowi. Mereka memuji Jokowi berhasil memimpin dan membangun Indonesia, suatu negeri yang amat sulit menurut mereka. Jokowi berhasil mengatasi COVID-19, Indonesia termasuk enam negara yang berhasil mengatasi virus Corona ini. “Kini Jokowi dipercaya dan terpilih sebagai keketuaan atau presidensi G20 untuk tahun 2021. Ini suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Ia menilai pembangunan pada pemerintahan Jokowi bukan hanya meningkatkan ekonomi nasional, melainkan lebih dari itu adalah pembangunan yang berkeadilan. Sebagai pribadi, Ketua LVRI menilai Jokowi itu mengesankan, sederhana, santun, jujur, pekerja keras, berani, dan tegas. Bahkan, semua fitnah, caci maki, hujatan, sumpah serapah dijawab dengan diam dan sabar. (wid)

Leave a Reply