Barisan Celeng Berjuang Muncul di Purworejo, Ganjar: Sekali Banteng Tetap Banteng!

Ganjar Pranowo (Foto: suryayogya.com)

JoSS, SEMARANG – Polemik di internal PDIP hingga kini terus bergulir terkait adanya masalah dukung-mendukung capres yang dinilai mendahului otoritas Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sebutan celeng pun muncul untuk menyebut kader banteng yang dianggap keluar dari barisan.

Terbaru, gerakan ‘Barisan Celeng Berjuang’ muncul di Purworejo, dengan membuat logo celeng taring putih simbol perlawanannya.

Sebutan celeng bermula dari Ketua DPD PDIP Jateng Bambang ‘Pacul’ Wuryanto menyebut celeng bagi pengurus dan oknum PDIP yang mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

“Adagium di PDIP itu yang di luar barisan bukan banteng, itu namanya celeng. Jadi apa pun alasan itu yang deklarasi, kalau di luar barisan ya celeng,” tegas Bambang, Sabtu (9/10).

Barisan Celeng Berjuang dimotori oleh Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo. Mereka terdiri dari para pendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Albertus Sumbogo, sebagaimana dilansir dari Solopos, mangatakan bahwa anggapan sebagai celeng yang disematkan kepada pendukung Ganjar justru membakar semangat perlawanan.

“Teman-teman membuat satire atau meme itu selain tersinggung, prihatin tapi ada semangat perlawanan. Meskipun dianggap celeng tetap harus berjuang untuk kebenaran,” seperti dikutip, Rabu (13/10/2021).

Logo Barisan Celeng Berjuang itu dibuat oleh satu penggerak Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo sekaligus kader PDI Perjuangan, Eko Lephex. Adapun gambar celeng merah bertaring putih itu merupakan simbol dari semangat perjuangan demi kebenaran. Taring panjang pada gambar itu mewakili semangat perjuangan tanpa kenal takut. Warna merah mewakili keberanian memperjuangkan kebenaran. Sementara putih merupakan kebenaran hati nurani.

Baca juga: Jokowi Tegaskan Tidak Berminat Jadi Presiden 3 Periode

Dalam gambar itu, juga tertulis kalimat ‘Barisan Celeng Berjuang’. Eko menyebut, barisan celeng yang dimaksud adalah para kader PDIP yang selalu berjuang untuk kebenaran.

“Barisan celeng yaitu kita-kita kader PDIP yang ingin selalu berjuang untuk kebenaran demi besarnya partai mengusung Ganjar Pranowo Presiden 2024,” tegasnya.

Adapun, dukungan terhadap Ganjar Pranowo tercatat mengalami tren kenaikan dan lebih tinggi dibandingkan dengan kader PDIP lainnya. Elektabilitas Ganjar bahkan hampir selalu di atas Puan Maharani.

Survei terkini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan dukungan publik kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden turun, sementara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan tercatat naik. Adapun Airlangga Hartarto, Ketua Umum Golkar yang baru-baru ini namanya disebut dalam Pandora Papers, hanya memiliki elektabilitas 0,5 persen.

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo cenderung mengalami penurunan dari hasil survei sebelumnya, sebaliknya elektabilitas Ganjar justru meningkat. “Dukungan kepada Ganjar dalam simulasi semi terbuka meningkat dari 6,9 persen pada Maret 2020 menjadi 15,8 persen pada September 2021,” katanya dikutip dari YouTube SMRC TV, Kamis (7/10/2021).

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya angkat bicara soal polemik banteng vs celeng di internal PDIP. Ganjar menegaskan dirinya selaku kader PDIP, sekali banteng tetap banteng!. “Sori ya, kita banteng, Bro. Sekali banteng tetap banteng!” tegas Ganjar, seperti dikutip dari detik.com. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*