
YOUTUBER kenamaan di India Rahul Vohra menjadi salah satu dari 4.092 pasien meninggal dunia pada Minggu (9/5/2021) akibat tsunami Covid-19 yang terjadi di negara itu. Sebelum meninggal, sang content creator populer ini sering membagikan kondisinya kepada leboh dari 100.000 subscribernya di YouTube dan 1,2 juta followernya di Facebook.
Akunnya telah berseru-seru kepada pengikutnya untuk meminta bantuan mendapatkan tempat perawatan di rumah sakit dengan ventilator yang memadai selama berhari-hari sebelumnya akhirnya dia meninggal Minggu (9/5/2021).
Dilansir dari tempo.co, Rahul, 35 tahun, termasuk di antara figur yang tergulung gelombang kedua wabah Covid-19 di negerinya saat ini. Setiap hari–selama empat hari berturut-turut–lebih dari 400 ribu kasus infeksi baru dilaporkan di India.
Besarnya ledakan kasus tersebut menyebabkan ambruknya layanan kesehatan. Pasien tak kebagian ruang perawatan dan suplai oksigen di rumah sakit-rumah sakit merebak di seantero India.
Dalam unggahannya pada 4 Mei lalu, Rahul telah mengabarkan kepada para follower-nya kalau dia terinfeksi virus corona. Saat itu dia mengatakan kalau telah dibawa ke sebuah rumah sakit namun empat hari di sana tak mengalami tanda-tanda gejala yang membaik.
Baca juga: Fakta Mengejutkan Dibalik Terbunuhnya Samuel Paty Akibat Kebohongan Muridnya
Dia mengungkap kebutuhan mencari rumah sakit lain yang masih memiliki suplai oksigen untuknya. Rahul merasakan dadanya yang semakin sesak.
“Tidak adakah yang merawat saya? Saya menulis ini karena benar-benar tak berdaya. Anggota keluarga saya juga tak mampu mengatasi situasi ini,” katanya meratap.
Sehari sebelum kematiannya, Rahul Vohra sempat menulis pesannya yang terakhir. Dia meyakinkan kalau seandainya bisa mendapat perawatan, dia akan bisa bertahan. Kali itu Rahul membagikan pula nama, usia, nama rumah sakit, kamar, dan lantai di mana dia sedang berada. Dia berharap pertolongan menghampirinya.
“Saya akan reinkarnasi dan akan membuat karya besar. Sekarang, saya sudah tak bisa bertahan lagi,” kata dia. Keesokan harinya, Rahul meninggal.
Direktur Asmita Theatre Group, Arvind Gaur, menyebut Rahul sebagai satu di antara aktor berbakat yang pernah dimilikinya. “Maaf, kami tidak dapat menyelamatkanmu. Kami telah membunuhmu,” katanya juga lewat unggahan di Facebook.
Menurut Arvind, pada Sabtu malam, Rahul memang akhirnya dipindah rumah sakit tapi semuanya sudah terlambat. Covid-19 merenggut napas terakhirnya yang tersisa. Rahul sang YouTuber tercatat di antara 4.092 orang di India yang dilaporkan meninggal sepanjang hari itu sebab virus yang sama. (lna)

Leave a Reply