Kapal Ever Given Yang Kandas di Terusan Suez Berhasil Digeser 29 Meter

Foto: bbc.com

JoSS, MESIR – Kapal tunda yang dikerahkan Otoritas Terusan Suez berhasil membantu evakuasi kapal Ever Given yang mengalami kandas di kanal laut paling sibuk di dunia itu, bergeser sekitar 29 meter. Upaya tersebut baru bisa dilakukan oleh tim evakuasi kapal Ever Given pada Sabtu (27/3/2021) waktu setempat.

Di sisi lain, sejumlah kapal keruk yang dikerahkan, juga berhasil membantu membersihkan baling-baling kapal Ever Given dari lumpur kanal Terusan Suez.

Upaya baru dalam membebaskan Terusan Suez dari sumbatan kapal sepanjang 400 meter pun terus dilakukan. Kendati demikian, Kepala Otoritas Terusan Suez tetap belum berani memberikan target waktu tertentu untuk membebaskan Terusan Suez dari sumbatan akibat terdamparnya kapal Ever Given itu.

Dikutip dari CNN, Angkatan Laut Amerika akan mengirim tim spesialis pengerukan untuk memastikan kapal kontainer sepanjang 400 meter itu bisa segera dibebaskan.

“Administrasi Presiden Amerika Joe Biden terus memantau situasi di terusan Suez. Sebagai hasil dari dialog dengan Pemerintah Mesir, kami menawarkan bantuan kepada otoritas Mesir untuk memastikan kanal bisa segera dibuka,” ujar pejabat Kedutaan Besar Amerika di Kairo, Jumat (26/3/2021).

Kapal Ever Given tersangkut di terusan Suez sejak Selasa akibat cuaca buruk, badai pasar, serta kerusakan pada kapal. Hal itu mengakibatkan ratusan kapal kontainer dan tanker migas terpaksa menepi di dekat salah satu kanal perdagangan terpenting itu.

Baca juga: Filipina Minta China Segera Tarik Ratusan Kapalnya yang Berlabuh di Whitsun Reef Laut China Selatan

Sejumlah analis memperkirakan harga migas akan naik dan pelabuhan di Eropa bakal penuh begitu kanal bisa dilewati. Berbagai upaya tengah dilakukan untuk membebaskan Ever Given dari jebakan pasir di Terusan Suez.

Awalnya, Otoritas Kanal Suez mencoba membebaskannya dengan menarik Ever Given menggunakan delapan kapal. Hasilnya nihil dan sekarang mereka mencoba membebaskannya dengan mengeruk dataran di sisi kedua sisi Terusan Suez dan mengurangi beban kapal Ever Given.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki menambahkan bahwa Amerika mengirim bantuan karena tidak mau kanal itu terlalu lama ditutup. Jika terlalu lama tertutup, kata ia, dampaknya bisa besar terhadap pasar energi. “Diskusi dengan Pemerintah Mesir terus berjalanan. Kami berkonsultasi dengan rekan kami di Mesir untuk memastikan kami bisa memberikan bantuan terbaik,” ujar Psaki.

Adapun, Ever Given merupakan salah satu kapal terbesar di Dunia yang dibangun di galangan kapal Imabari Shipbuilding, Jepang, pada Natal 2015.Selang hampir 3 tahun kemudian tepatnya pada 25 September 2018, pembangunan kapal tersebut pun rampung.

Kapal yang dioperatori oleh Evergreen Marine ini memiliki panjang keseluruhan 399,9 meter dengan lebar lambung 58,8 meter. Ever Given juga memiliki tinggi  32,9 meter dan tonase 220.940 gross tonnage.

Kapal ini memiliki bobot 199.629 ton dengan kapasitas peti kemas mencapai 20.124 TEUs. Dengan panjang tersebut, Ever Given lebih panjang dari Menara Eifel di Paris Prancis 324 meter, tiga kali tinggi Monumen Nasional (Monas) di Jakarta yakni 132 meter atau hampir setinggi Menara Petronas di Malaysia yaitu 451 meter.

Sebelumnya, Ever Given tersangkut di Terusan Suez akibat diterjang angin kenjang pada Selasa (23/3/2021). Akibat peristiwa ini sekitar 200 kapal lego jangkar di sekitar terusan yang mempersingkat pelayaran dari Asia ke Eropa tersebut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*