Hi Sereem! Belasan Warga Pringapus Temanggung Kesurupan Masal Saat Pohon Beringin Tua Ditebang

Kolase warga setempat secara bersamaan kesurupan sesaat setelah pohon beringin tua - ilustrasi pohon di tebang (Foto: instagram @temanggungzone/net)

MITOS adanya makluk halus penunggu pohon beringin tua yang berusia puluhan tahun ternyata tak hanya isapan jempol belaka. Seperti peristiwa yang membuat bulu kuduk merinding yang terjadi di Desa Pringapus, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

Sebuah video yang memperlihatkan belasan orang warga setempat secara bersamaan kesurupan sesaat setelah pohon beringin tua di desa itu ditebang. Kisah ini menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @temangguungzone, Sabtu (14/3/2021) malam. “Info awal terjadi penebangan pohon beringin di desa Pringapus kecamatan Ngadirejo, yang menyebabkan beberapa warga kesurupan..syerem. Tunggu informasi selanjutnya yak,” tulis akun @temanggungzone dalam caption video.

Dalam unggahan itu juga disebutkan sejumlah warga kesurupan karena pohon beringin yang ada di desa tersebut ditebang. “Aku nek yo njaluk ngapuro iso. Mateni uwong njaluk ngapuro yo iso, tapi iki omahku [aku minta maaf ya bisa. Membunuh orang lalu minta maaf bisa, tapi ini rumahku],” teriak seorang warga yang diduga kesurupan dalam video tersebut.

Baca juga: Pakar Geologi Sebut Penemuan Gunung Emas di Kongo Mujizat, Ini Alasannya

Video itu pun saat ini viral di media sosial dan sudah dilihat sebayak 31.746 kali. Bahkan beberapa akun platform media nasional pun membagikan ulang atau repost video tersebut.

Video itu juga mendapat berbagai respons dari warganet. Mereka mengaku kaget dan terkejut dengan fenomena tersebut. Salah satu warganet yang memberikan komentar, menulis kesurupan massal di Temanggung itu akhirnya berakhir setelah seekor kambing disembelih di dekat pohon beringin tersebut.

“Itu akhir nya pohonya minta tumbal hewan kurban sejenis darah kaming. D sembelih deket pohonya yg besar,” tulis akun @tereeeliye.

“Pohon bringin, pisang, asem, randu ,,sukun, omahe jin wajar ae ne kesurupan [pohon beringin, pisang, asem, randu, sukun, rumahnya jin wajar saja kalau kesurupan],” tulis pengguna akun @riyansayoga.

Meski demikian, ada juga beberapa netizen yang menilai video yang viral itu sebuah lelucon. Hal itu dikarenakan banyak hutan yang ditebangi tapi tidak ada
yang kesurupan.

“Giliran pengundulan hutan ra ono sek kesurupan haha [Giliran penebangan hutan enggak ada yang kesurupan haha],” tulis akun @andro_smnjtk. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*