Selama Lebaran Dua Hal ini Jadi Fokus Pengamanan Kepolisian

operasi ketupat
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri | Foto: google

JoSS,  JOGJA – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengerahkan sedikitnya 2.700 personel kepolisian untuk mengamankan Operasi Ketupat selama Lebaran ini. Polda DIY pun akan mengawasi dan mengantisipasi terkait potensi aksi terorisme selama Lebaran.

“Salah satu fokus pengamanan kami adalah jalur wisata selama libur mudik dan libur lebaran. Hampir semua destinasi wisata ada di DIY,” ujar Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri belum lama ini, saat ditemui Tribunjogja.com usai rapat koordinasi Forkompimda di Kepatihan, Senin (20/5).

Lantaran selama ini Yogya merupakan satu dari beberapa tujuan bagi wisatawan domestik dan mancanegara, maka potensi aksi terorisme selama Lebaran 2019 tetap diantisipasi.
Pihaknya pun akan menerjunkan personel, termasuk pengamanan di tempat-tempat ibadah untuk menjamin keamanan masyarakat.

Kapolda menyebut sudah ada 16 orang lebih yang ditangkap di Yogyakarta terkait dengan kelompok yang diduga teroris dari pertengahan 2018 hingga saat ini. Terakhir, kepolisian menangkap oknum teroris pada 13 April di Yogya.

Baca juga: Dishub Bantul Pastikan Angkutan Lebaran Aman dan Laik Jalan

Namun Dofiri belum bisa mengungkap berapa lama kelompok terorisme ini melakukan pertemuan di Yogyakarta.  Pasalnya, detail informasi terkait kelompok jaringan terorisme tersebut ditangani oleh Densus 88.

Dia menyebut kemungkinan sel-sel Kelompok teroris masih ada. Tapi orang yang disebutkan tadi sudah ditangkap oleh Densus. “Masyarakat tidak usah takut,” urainya.

Untuk 2.700 personel yang mengamankan Operasi Ketupat 2019, kata Dofiri, jumlah tersebut belum termasuk personel dari TNI dan instansi terkait sehingga total ada sekitar 5.000 an personel yang akan mengamankan jalur mudik.

Adapun mengenai Gerakan aksi 22 Mei, Dofiri menjamin Yogya cukup kondusif. Hingga saat ini belum ada informasi elemen masyarakat DIY yang pergi ke Jakarta. Dia berharap agar masyarakat bisa mengikuti pelaksanaan rekapitulisasi suara yang dilakukan oleh KPU RI dengan baik.

“Pengamanan di KPU DIY dan kabupaten/kota sudah dilakukan sejak lama. Secara berjenjang,” ujarnya. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*