TKD Jatim Tak Tanggapi Serius Ancaman People Power

power
TKD Jatim | Foto: google

JoSS, SURABAYA – People power yang didengungkan sejumlah tokoh pendukung pasangan calon (paslon) capres-cawapres no urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno ditanggapi santai oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim. Bagi TKD Jatim, pernyataan kontroversial seperti itu lebih baik tidak perlu ditanggapi serius.

“Belum apa-apa sudah ancam people power, jadi secara tidak langsung kan sudah merasa mau kalah. Enggak usah kita tanggapi,” tegas Ketua TKD Jatim, Machfud Arifin, seperti yang dilansir dari detik.com, Rabu (23/4).

Dia menambahkan, aparat pasti sudah menyiapkan diri dengan baik. Baik itu tingkat wilayah, kabupaten/kota, berjenjang ke tingkat Polda dan sampai nasional. “Aparat keamanan, saya rasa sudah siap menghadapi adanya risiko terjelek,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta semua pihak mempercayakan sepenuhnya kepada aparat.

“Kita serahkan ke aparat. Insyaallah aman Indonesia,” tambahnya.

Mantan Kapolda Jatim itu juga menyesalkan soal ancaman people power karena dapat mengganggu kepercayaan dunia usaha.

Baca juga: Para Kiai Sepuh Se-Jatim Sayangkan Pernyataan Amien Rais 

“Saya kira kok enggak bijak ya. Konsekuenlah dalam berdemokrasi. Kalau kalah, ya mengakui. Jangan kemudian ancam people power. Ini kan kayak mati siji mati kabeh, enggak berpikir kepentingan nasional yang lebih besar,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kubu pendukung  pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyerukan people power pasca pemilu serentak 2019. Kubu pendukung  paslon nomor urut 2 ini menilai pemilu dipenuhi dengan banyak kecurangan oleh kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Seruan people power disampaikan politisi PAN, Eggi Sudjana, di markas BPN, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4). Kecurangan pemilu sudah dalam tahap serius.

“Jika semua kecurangan ini diakumulasi, setelah jam 19.00 atau 20.00 WIB, akan dimumkan apakah ada kecurangan yang serius. Maka analisis yang sudah dilakukan pemimpin kita Amien Rais, kekuatan people power itu mesti dilakukan setuju? Berani?,” seru Eggi kepada pendukung Prabowo-Sandi.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Penasehat BPN Prabowo-Sandiaga, Tedjo Edhy Purdijatno menegaskan, pihaknya belum kalah dalam pilpres 2019. Meski hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei memenangkan Jokowi-Ma’ruf. “Kita punya data, kita belum kalah, tapi jangan terpengaruh jangan berbuat anarki,” ungkap Thejo. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*