
JoSS, JAKARTA – Calon Presiden nomor 2 Prabowo Subianto mengaku tak bisa menjamin keamanan pemilu jika terjadi kecurangan dalam pelaksanaan momen demokrasi lima tahunan tersebut.
Menurut dia pihak yang memiliki kekuasaanlah yang seharusnya bisa menjamin pelaksanaan pemilu bisa berjalan sesuai ekpektasi.
“Saya kan manusia, ya, saya tak bisa menjamin. Saya tidak punya kekuasaan,” ujar Prabowo di hadapan awak media, Rabu (17/4).
Prabowo kemudian menyinggung pelaksanaan pemilu di negara lainnya. Dalam sejarah di setiap negara, pemilihan umum baru bisa damai ketika pelaksanaannya jujur dan tanpa kecurangan.
Jika mau diibaratkan, lanjut dia, pemilu seperti pertandingan sepak bola. Menurutnya dalam pertandingan sepak bola ditingkat kecamatan sekalipun, jika ada tim atau kesebelasan merasa wasit yang tidak netral, pasti memancing ketidakpuasan pihak yang merasa dicurangi
“Kalau tidak puas, bagaimana saya bisa jamin, kalau tidak memiliki kekuasaan,” jelasnya.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, mantan Danjen Kopassus ini kembali mengimbau para penyelenggara pemilu untuk bersikap adil dan memastikan tidak ada kecurangan.
Baca juga: Djoko Santoso Pulang Kampung Dulang Suara Untuk Prabowo-Sandi
Sementara itu, terkait prediksi perolehan suara, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno mengaku optimistis dirinya dan Prabowo Subianto dapat memenangkan kontestasi Pilpres 2019.
Dia juga mengamini pernyataan Prabowo yang akan mengalahkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin, yaitu menargetkan meraih suara 63%.
“Saya optimis pemenangnya Insyaallah. Pak prabowo punya itungan itu. Sementara itu, saya fokus menyampaikan narasi ekonomi,” katanya seusai salat subuh di Masjid At-Ataqwa, Selong, Kebayoran Baru, Rabu (17/4).
Dia mengklaim narasi ekonomi yang disampaikan Prabowo-Sandi dalam debat terakhir banyak sekali ditangkap masyarakat. Sandi mengaku memiliki solusi yang nyata dan bisa langsung diaplikasikan.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut memberi refleksi setelah mengunjungi lebih dari 1.500 titik di Indonesia selama kampanye Pilpres 2019.
“Saya masih merasa belum menjangkau semuanya. Masih banyak yang belum kita kunjungi, masih banyak yang belum kita tangkap aspirasinya,” ungkapnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto optimistis pihaknya akan meraih kemenangan pada Pilpres 2019.
“Ini boleh diumumkan? Lu [wartawan] yang nanya ya. Jadi namanya ramai kan boleh, [kami menang] 63%,” ujar Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Selasa (16/4).
Mantan Jenderal TNI tersebut mengucapkan prediksi kemenangannya dengan mantap dan lantang. Dia bahkan menuturkan persentase secara detail.”Sebenarnya kita hitung 63,26%. Ini dasarnya [hasil pencoblosan] di luar negeri. Tapi okelah 63%,” ungkapnya. (lna)

Leave a Reply