
JoSS, SEMARANG – Perum Bulog Divre Jateng melalui Bulog Sub Divre Semarang menjual 15.000 paket pangan murah. Paket pangan yang seharusnya bernilai Rp 42.500,- , dijual dengan harga Rp 10.000,-.
Kegiatan penjualan 15.000 paket pangan murah ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan HUT BUMN Bersama 2019.
“Totalnya secara nasional ada 1 juta paket pangan murah dan untuk wilayah Jateng melalui subdivre Semarang mendapatkan penugasan melaksanakan penjualan paket pangan murah sebanyak 15.000 paket,” ungkap Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Juaheni, di Kota Semarang, sesuai yang dilansir semarang-solopos.com, Rabu (10/4).
Paket pangan yang dijual murah itu berisi 1 kg beras premium renceng, 1 liter minyak goreng, 450 gram gula pasir, 250 gram garam, dan 425 gram sarden. Sebanyak 10.000 paket yang penjulannya diawali dari Gudang Palebon Subdivre Bulog Semarang itu dialokasikan untuk warga Kota Semarang dan 5.000 lainnya disebarkan di Kabupaten Kendal.
Baca juga: Harga Terus Turun, Mentan Minta Bulog Segera Beli Gabah Petani
Dia menjelaskan paket murah yang dijual beberapa hari menjelang pemungutan suara Pemilu 2019 itu adalah bagian dari program corporate social responsibility (CSR) untuk produk beras dari PT Perum Bulog, minyak goreng dari PT RNI, gula pasir dari PT PTPN III, garam dari PT Garam, dan sarden dari PT PPI.
“Pembelian maksimal, seorang satu paket. Dengan harapan, semakin banyak yang bisa mendapatkan paket murah ini. Kegiatan ini bagian dari wujud BUMN Hadir untuk Negeri,” tambahnya.
Kepala Perum Bulog Subdivre Semarang, Muchson menambahkan, untuk pembagian 10.000 paket di Gudang Palebon Subdivre Semarang dibagikan di 17 kecamatan (sebanyak 3.000 paket), disalurkan ke Rumah Pangan Kita (RPK) sebanyak 2.000 paket, dan disalurkan ke masyarakat umum yang mengunduh aplikasi Linkaja sebanyak 5.000 paket.
“Penjualan paket pangan murah di Semarang memang tidak bisa di seluruh kecamatan. Satu kecamatan ada 27 kelurahan dengan masing-masing kelurahan 100 paket atau totalnya 2.700 paket dan dibulatkan menjadi 3.000 paket,” imbuhnya. (nug/lna)

Leave a Reply