
JoSS, TOKYO – Guinness World Records menobatkan Kane Tanaka, wanita Jepang berusia 116 tahun. Perempuan yang masih menikmati belajar matematika dan bermain board games ini lahir pada 2 Januari 1903.
Seperti dirilis CNNIndonesia.com, pengakuan Tanaka sebagai orang tertua di dunia ini dirayakan di panti jompo di Fukuoka barat oleh walikota Soichiro Takashima dan orang-orang lainnya. Tanaka pun diberi pertanyaan di masa apa dia merasa paling bahagia dalam hidupnya. “Sekarang,” kata Tanaka dikutip dari AFP.
Dia menikah dengan Hideo Tanaka pada 1922. Dari pernikahan tersebut mereka memiliki empat anak dan satu anak adopsi. Dalam kesehariannya Tanaka biasanya bangun setiap pukul 06.00 pagi dan melewati sore hari dengan mempelajari matematika dan berlatih kaligrafi.
Baca juga: Pertamina Cilacap Ciptakan Tiga Rekor Muri Sekaligus
“Salah satu hiburan favorit Tanake adalah permainan Othello dan menjadi ahli dalam permainan papan klasik. Dia seringkali mengalahkan staf di sana,” kata Guinness.
Jepang memiliki salah satu harapan hidup tertinggi di dunia dan menjadi rumah bagi orang-orang yang diakui menjadi manusia tertua yang pernah hidup.
Sementara itu Richard Overton, pria tertua di Amerika Serikat meninggal pada Kamis (27/12) sore, tahun lalu. Ia bukan hanya pria tertua di AS, tetapi juga veteran Perang Dunia II yang masih tersisa.
Richard meninggal dalam usia 112 tahun. Kabar duka itu telah dikonfirmasi CNN melalui salah satu anggota keluarga Overton, Shirley. Menurutnya, Richard belakangan memang dirawat di rumah sakit karena pneumonia. Ia akan berusia 113 tahun pada 11 Mei tahun 2019, namun usianya tak sepanjang itu.
Sang pejuang perang mengawali kariernya di militer AS pada 1942. Ia menjadi saksi soal kejadian di Pearl Harbor. Mantan Presiden AS Barack Obama bahkan tahu ceritanya.
“Dia di Okinawa. Dia juga di Iwo Jima, di mana dia berkata, ‘Saya bisa keluar dari sana hanya karena berkah Tuhan,” ujar Obama saat membuka Veterans Day pada 2013.
Namun Richard sendiri sudah ingin melupakan kenangan masa perangnya. Ia mengaku tak suka bicara soal itu.
“Saya sudah lupa hal-hal itu,” katanya. (Wiek/lna)

Leave a Reply