Laba Bersih ABM Investama Melonjak 141%, Ini Strategi ABMM Pacu Kinerja 2026

PT ABM Investama Tbk (ABMM) lo kheng hong mencatat lonjakan laba bersih 141,4% hingga kuartal III 2026. Simak pendorong utama kinerja dan strategi bisnis Perseroan.
Lo Kheng Hong di CMSE 2024. Ist
JOSS.CO.ID— PT ABM Investama Tbk (IDX: ABMM) mencetak kenaikan kinerja keuangan dan operasional hingga kuartal III 2026 (9M26). Emiten portofolio investor Lo Kheng Hong ini meraih laba bersih US$ 102,3 juta. Angka tersebut melonjak 141,4% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Operational excellence serta cuaca yang kondusif menjadi pendorong utama capaian positif ini.

Musim Kemarau dan Efisiensi Operasional Pacu Profitabilitas

Kinerja operasional bisnis kontraktor pertambangan tampil solid sepanjang kuartal III 2026 (3Q26). Kondisi cuaca lebih kering turut mendukung kelancaran kerja di lapangan. Persentase jam hujan tercatat 30% lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
Hasilnya, produktivitas tim lapangan mengalami peningkatan pesat. Volume pemindahan lapisan tanah penutup (overburden removal) naik 27,5% secara kuartalan (QoQ) pada 3Q26. Pada saat bersamaan, pengerukan batu bara (coal getting) tumbuh 9,6% QoQ.
Secara keseluruhan, Perseroan mengantongi pendapatan konsolidasian US$ 818,5 juta selama 9M26, atau naik 4,7% YoY. LTM Adjusted EBITDA juga terkerek 42,4% YoY menjadi US$ 399,9 juta.
Dari sisi keselamatan kerja, lokasi operasional menunjukkan perbaikan konsisten. Total angka insiden turun 25% YoY.
Direktur PT ABM Investama Tbk, Hans Manoe, menegaskan bahwa hasil ini lahir dari disiplin efisiensi dan keselamatan kerja.
“Didukung oleh penerapan operational execellence, peningkatan kinerja keselamatan secara berkelanjutan, disiplin pengendalian biaya di melegakan lini bisnis, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan, Perseroan berhasil mencatat peningkatan kinerja operasional dan keuangan yang solid sepanjang 9M26.”
“Bagi kami, keberhasilan adalah ketika pertumbuhan dan peningkatan nilai perusahaan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat luas dalam kerangka lingkungan yang berkelanjutan.”

Performa Segmen Bisnis dan Langkah Strategis Jangka Panjang

Seluruh anak usaha ABM Investama menjaga efisiensi dan mutu layanan sepanjang sembilan bulan pertama 2026:
  • Perdagangan Bahan Bakar: Menjual volume bahan bakar hingga 217,3 juta liter.
  • Bisnis Logistik: Meraih tingkat pengiriman tepat waktu (on-time delivery) 95,6%.
  • Jasa dan Fabrikasi: Mencapai ketepatan pengiriman dan kelengkapan (on-time in-full) 86,1%.
Perseroan terus mengejar peluang kontrak tambang jangka panjang berskala besar. Selain itu, manajemen mengembangkan diversifikasi usaha non-batu bara secara selektif. Langkah ini bertujuan memperkuat daya tahan bisnis masa depan.

Komitmen CSR dan Pemberdayaan Masyarakat

Perseroan menyelaraskan pertumbuhan finansial dengan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Kegiatan ini mencakup sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat dari Aceh hingga Papua.
Anak usaha Perseroan menjalankan Program Beasiswa AYO BISA di sekitar Meulaboh, Aceh. Program ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak desa. Di Papua, Perseroan menggelar program Saya Senang Belajar – Timika guna menghadirkan suasana belajar yang interaktif bagi para siswa.
Manajemen optimis menjaga tren positif ini hingga akhir tahun 2026 (4Q26). Perseroan terus memfokuskan strategi pada efisiensi biaya, peningkatan produktivitas, serta kepatuhan regulasi industri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*