Cegah Stres dan Perundungan Remaja, DP3AP2KB Batang Gelar Program UPTD Menyapa

DP3AP2KB Batang menginisiasi program UPTD Menyapa di MTs Al Islam Limpung guna menjaga kesehatan mental remaja serta mencegah kekerasan dan perundungan.
BATANG, JOSS.CO.ID – Remaja perlu membiasakan diri untuk menjaga kesehatan mental sejak dini. Langkah ini penting untuk menyikapi berbagai pemicu stres di era digital.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi pencegahan kekerasan. Mereka mengemas kegiatan ini melalui program UPTD Menyapa. Acara berlangsung di MTs Al Islam, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, pada Jumat (30/10/2026).
Tenaga ahli hukum dan psikolog hadir memberikan materi secara langsung kepada para pelajar. Langkah ini bertujuan untuk mencegah tindak kekerasan sekaligus menjaga kesehatan mental remaja.

Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh

Sekretaris DP3AP2KB Batang, Himawan Purwo Handuto, menjelaskan fokus utama kegiatan sosialisasi tersebut.
“Dalam diskusi ini kami mengangkat tema Ruang Cerita dan Ruang Tumbuh, agar remaja memiliki rasa aman dan nyaman ketika menceritakan keluh kesahnya kepada orang terdekatnya. Kami juga menyiapkan ruang konsultasi yang bisa dimanfaatkan remaja, dengan menghadirkan psikologi berkompeten,” jelasnya.
Himawan juga mengimbau para pelajar agar bijak memanfaatkan teknologi. Remaja pemilik masa depan cerah harus mampu mengontrol diri di tengah derasnya arus informasi digital dan kecerdasan buatan.
“Apabila tidak bisa menggunakannya dengan tepat guna, bisa menyebabkan kerawanan terjadinya perundungan, hingga risiko kekerasan di lingkungan sekolah maupun di dunia Maya,” tegasnya.

Wadah Aman untuk Pelajar

Pihak DP3AP2KB Batang amat menyayangkan maraknya kasus kekerasan dan perundungan yang tersembunyi. Banyak korban memilih diam karena tidak memiliki tempat untuk mengadu.
“Nah, di Ruang Cerita Ruang Tumbuh inilah jadi tempat yang aman untuk meluapkan segala permasalahan,sehingga lebih nyaman karena menemukan pihak yang tepat,” terangnya.
Ia berharap pelajar berani menyampaikan kelemahan mereka. Keberanian ini penting untuk menjaga kesehatan mental serta memastikan mereka berkonsultasi dengan pihak yang tepat.
“Kami persilakan bagi yang ingin berkonsultasi melalui UPTD PPA,” ungkapnya.

Dukungan dari Pelajar

Program dari DP3AP2KB Batang ini menuai respon positif dari siswa. Salah satu siswi, Alisya, menyambut baik edukasi tersebut karena memberikan pemahaman berharga bagi remaja sebaya.
“Kami jadi bisa menyampaikan permasalahan yang dialami dan lebih berani untuk mengungkapkan jika mengalami tindak kekerasan, dengan berani melaporkan kepada yang berwajib,” ujar dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*