
KAB. TEGAL, JOSS.CO.ID– Upaya penanganan kekeringan dan optimalisasi infrastruktur pertanian di Kabupaten Tegal menunjukkan hasil positif. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana resmi menuntaskan proyek normalisasi saluran irigasi tersier di Desa Banjaranyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, pada Selasa (20/10/2026).
Pengerjaan ini merespons informasi yang beredar di media sosial serta hasil peninjauan langsung di lapangan terkait hambatan distribusi air.
Detail Pengerjaan Infrastruktur
Proyek perbaikan ini mencakup dua titik utama dengan progres fisik yang telah mencapai 100 persen:
- Penggalian saluran utama sepanjang 500 meter.
- Perbaikan jalur menuju petak sawah sepanjang 50 meter.
Solusi untuk Lahan Pertanian Warga
Sebelumnya, sedimentasi parah sempat menghambat distribusi air pada Daerah Irigasi (DI) Kumisik. Kondisi ini mengganggu suplai air ke area pertanian warga.
Dengan tuntasnya normalisasi ini, kapasitas aliran air kini meningkat signifikan. Sebanyak 85 hektare lahan pertanian di wilayah tersebut dipastikan kembali mendapatkan pasokan air yang lancar untuk mendukung kebutuhan irigasi dan pola tanam petani.
Ke depannya, BBWS Pemali Juana berkomitmen untuk terus mengoptimalkan jaringan irigasi serta memperkuat pemeliharaan infrastruktur sumber daya air guna menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Leave a Reply