
DEMAK, JOSS.CO.ID – Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Demak meluncurkan langkah kreatif dengan merangkul gagasan anak muda untuk memperluas jangkauan promosi daerah. Lewat program siaran wicara NGOPI (Ngobrol Penuh Inspirasi) pada Rabu (5/8/2026), Dinpar Demak mengundang Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 53 Universitas Sebelas Maret (UNS) Desa Kerangkulon untuk berbagi wawasan dan pengalaman pengabdian masyarakat.
Sesi diskusi interaktif di kantor Dinpar Demak tersebut menghadirkan Ketua KKN UNS Kelompok 53, Ashym Abdullah, sebagai narasumber utama dengan Bintang Indra Putra Sinatria sebagai pemandu acara.
Perbincangan mengulas dinamika program mahasiswa di Desa Kerangkulon serta membedah potensi lokal unggulan, salah satunya Kolam Renang Tirta Indah. Objek wisata ini memiliki daya tarik karena memadukan wahana rekreasi air dengan area kuliner terpadu. Konsep wisata keluarga terintegrasi ini dinilai menjadi aset desa yang prospektif jika dikemas dengan strategi promosi yang tepat.
Diskusi juga membahas pilar utama pariwisata Demak, yakni wisata religi dan sejarah. Bintang menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan kunjungan ke destinasi ikonis seperti Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, hingga kawasan Alun-Alun Demak.
Suasana obrolan semakin hidup saat memasuki sesi refleksi pengalaman pengabdian. Ashym menyampaikan pandangannya mengenai persepsi masyarakat terhadap potensi pariwisata daerah.
“Jujur saya tidak menyangka kalau KKN di Demak senyaman dan seseru itu. Banyak orang kerap memandang sebelah mata potensi wisata di Demak, padahal kekayaan wisata religinya sangat luar biasa,” tutur Ashym.
Ia menambahkan bahwa keramahan warga Desa Kerangkulon serta banyaknya keunikan lokal yang belum terpublikasi secara optimal memberikan perspektif baru bagi para mahasiswa.
Melalui kemitraan media interaktif seperti NGOPI, Dinpar Demak berkomitmen memelihara sinergi lintas sektor bersama akademisi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi saluran komunikasi publik yang efektif dalam mengangkat keunggulan desa sekaligus memperkuat pemajuan pariwisata daerah secara berkelanjutan. Inisiatif ini menegaskan peran mahasiswa KKN yang tidak hanya berfokus pada pemberdayaan lapangan, tetapi juga bertindak sebagai komunikator publik bagi potensi desa.
Baca Juga: Dua Dosen UIN Saizu Purwokerto Lolos OPEN Program Summer 2026 dari US Embassy

Leave a Reply