Kepala SPPG Kalitengah Dicopot Buntut Ratusan Santri Keracunan MBG Sidoarjo

BGN mencopot Kepala SPPG Kalitengah Sidoarjo usai ratusan santri mengalami keracunan MBG. Evaluasi SOP dan tata kelola dapur terus dilakukan.

SIDOARJO, JOSS.CO.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas dengan mencopot Rafli Ridho dari jabatannya sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Sidoarjo. Langkah ini diambil sebagai respons atas kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri di wilayah tersebut.

Wakil Kepala BGN, Trenggono, mengonfirmasi bahwa penutupan operasional dapur serta pencopotan kepala dapur langsung dilakukan sesaat setelah insiden terjadi.

“Sudah. Begitu kejadian, dapurnya tidak dioperasionalkan, kepala dapurnya dicopot,” kata Trenggono di RSUD Notopuro Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).

Menurut Trenggono, BGN berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan membenahi tata kelola pelaksanaan MBG. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan seluruh pihak dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Tadi kan sudah disampaikan bahwa kita terus memperbaiki tata kelola. Kita terus memperbaiki, mengevaluasi apa kekurangannya. Tetapi secara SOP dan sebagainya sudah sesuai ya, yang keracunan rata-rata ketidakpatuhan terhadap SOP itu yang perlu digaris bawahi ya,” tuturnya.

Trenggono juga dijadwalkan untuk memeriksa secara langsung kondisi dapur SPPG yang terdampak.

“Nanti setelah salat Jumat saya akan ke dapur yang terdampak ini. Kalau tadi kan salah satu dapur contoh yang bisa dilihat tadi memang sudah secara umum sudah cukup baik. Hanya ada beberapa koreksi atau evaluasi yang nanti akan dipenuhi oleh mitra,” pungkasnya.

Baca Juga: Gus Kikin Ketum PBNU 2026-2031: Golkar Harap Rangkul Semua Kelompok

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*