Daftar 53 Perusahaan CNG RI 2025, Anak Usaha PGN Masuk (PGAS)

Jumlah perusahaan CNG di Indonesia naik jadi 53 pada semester II-2025. Simak daftar lengkap dan rencana konversi LPG ke CNG dari ESDM.

Jumlah perusahaan CNG di Indonesia naik jadi 53 pada semester II-2025. Simak daftar lengkap dan rencana konversi LPG ke CNG dari ESDM.

JOSS.CO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat peningkatan signifikan jumlah perusahaan pemegang izin niaga gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) di Indonesia. Hingga semester II-2025, tercatat sebanyak 53 perusahaan telah mengantongi izin tersebut.

Jumlah ini meningkat dibandingkan semester I-2025 yang hanya mencapai 33 badan usaha, menandakan pertumbuhan sektor gas terkompresi yang semakin pesat di dalam negeri.

Salah satu perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut merupakan anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), yaitu PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas). Perusahaan ini turut berperan dalam pengembangan infrastruktur dan distribusi CNG di Indonesia.

Hingga Mei 2026, PGN Gagas telah mengoperasikan 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Sementara itu, PT Pertamina (Persero) memiliki 19 SPBG yang tersebar di berbagai wilayah.

Dalam mendukung distribusi gas, PGN juga mengelola infrastruktur yang cukup luas. Tercatat, panjang pipa transmisi mencapai 5.884 km dan pipa distribusi sepanjang 7.669 km. Selain itu, jaringan gas kota (jargas) yang dikelola mencapai 19.701 km untuk melayani kebutuhan rumah tangga.

Tak hanya itu, PGN juga mengoperasikan dua unit fasilitas regasifikasi, yakni terminal terapung (FSRU) dan kilang regasifikasi darat. Dari sisi distribusi, terdapat 178 titik penyaluran gas, 816.645 metering and regulatoring station (MRS) pelanggan, serta 1.658 unit stasiun pengatur tekanan gas.

Untuk sektor transportasi CNG, PGN mengoperasikan 11 SPBG, 4 mobile refueling unit (MRU), serta 175 gas transport module (GTM) yang mendukung distribusi gas ke berbagai wilayah.

Pemerintah melalui Ditjen Migas ESDM juga tengah mendorong program konversi LPG ke CNG tabung 3 kg. Program ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini melalui proyek percontohan di kota-kota besar, khususnya di Pulau Jawa.

“Ditargetkan tahun ini bisa dikonsumsi masyarakat. Bertahap di kota-kota besar terlebih dahulu di Jawa,” kata Laode kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2026).

Laode menjelaskan bahwa tabung CNG 3 kg nantinya akan menggunakan teknologi tipe 4, yakni berbahan plastik atau polimer yang diperkuat dengan komposit seperti serat karbon dan fiberglass.

Meski demikian, peta jalan implementasi program konversi tersebut masih dalam tahap kajian oleh Kementerian ESDM bersama Ditjen Migas. Peran Pertamina dan pihak swasta dalam rantai pasok CNG juga masih belum diumumkan secara rinci.

Daftar 53 Perusahaan CNG Indonesia (Semester II-2025)

Berikut daftar lengkap perusahaan pemegang izin niaga CNG di Indonesia:

– PT Artha Prima Energy
– PT Andalan Berkah Gemilang Energi
– PT Bahtera Abadi Gas
– PT Bahtera Andalan Gas
– PT Baskara Asri Ghas
– PT Batam Teknologi Gas
– PT Chalista Mandiri Energi
– PT Cipta Niaga Gas
– PT Citigas Energi Indonesia
– PT Citra Nusantara Energi
– PT Citra Nusantara Gemilang
– PT DGAS Alam Semesta
– PT Ekajaya Kridatama
– PT Elekma
– PT Lingkar Nusantara Gas
– PT Gagas Energi Indonesia
– PT Indojaya Raya Sejahtera
– PT Jateng Petro Energi
– PT Java Energy Semesta
– PT Kastara Megah Perkasa
– PT Laras Ngarso Gede
– PT Lingkar Nusantara Gas
– PT Loyal Sentosa Energi
– PT Migas Hilir Jabar
– PT Mosafa Prima Sinergi
– PT MUJ Energi Indonesia
– PT Otto Nusantara Energy
– PT Pertagas Niaga
– PT Reethau Cipta Energi
– PT Reethau Dharma Andalan
– PT Solusi Baru Energi
– PT Sumber Aneka Gas
– PT Surveyor Karbon Consulting Indo
– PT Sidogas Niaga Raya
– PT Wira Energi
– PT Natgas Indonesia
– PT Pertiwi Nusantara Resources
– PT CNG Hilir Raya
– PT Wira Ragna Cipta
– PT Energasindo Hekasa Karya
– PT Gas Alam Abadi
– PT Zebra Energi
– PT Para Amartha Gasindo
– PT Tangan Kanan Kita
– PT Kirana Energi Bersama
– PT Indosol Integriti Sistem
– PT Gunung Inti Gemilang
– PT Unogas Teknologi Indonesia
– PT Gemilang Jabung Energi
– PT Gastera Prima Energi
– PT Cipta Rizqi Energi
– PT Bumigas Mitra Sejahtera
– PT Energi Subang Abadi

Peningkatan jumlah perusahaan ini mencerminkan potensi besar pengembangan energi gas terkompresi sebagai alternatif energi yang lebih bersih dan efisien di Indonesia.

Baca Juga: CNG 3 Kg Disiapkan Gantikan LPG 3 Kg, Dinilai Lebih Hemat hingga 40 Persen

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*