NYAWIJI DIY: Inovasi Transportasi Terintegrasi Digital di Yogyakarta

Pemda DIY menghadirkan inovasi NYAWIJI untuk integrasi transportasi publik digital antara Trans Jogja, KRL, dan bandara demi layanan lebih efisien.

Pemda DIY menghadirkan inovasi NYAWIJI untuk integrasi transportasi publik digital antara Trans Jogja, KRL, dan bandara demi layanan lebih efisien.

JOGJA, JOSS.CO.ID – Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan DIY terus mendorong transformasi layanan transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berbasis digital melalui inovasi “NYAWIJI” (Navigasi Yang Wujudkan Integrasi Jadwal dan Informasi). Program ini merupakan aksi perubahan yang dirancang untuk mendukung integrasi sistem informasi layanan angkutan multimoda di DIY, khususnya antara layanan Trans Jogja, KRL Jogja–Solo, dan transportasi udara di kawasan simpul transportasi Park and Ride Bandara Adisutjipto.

Inovasi NYAWIJI hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi publik yang mudah diakses, informatif, serta memiliki kepastian jadwal perjalanan. Saat ini, integrasi fisik antar moda sebenarnya telah tersedia di beberapa titik strategis, seperti kawasan Bandara Adisutjipto dan Stasiun Lempuyangan. Namun demikian, integrasi sistem informasi antar moda masih belum optimal sehingga masyarakat harus mencari informasi perjalanan secara terpisah pada masing-masing moda transportasi.

Berdasarkan hasil Kajian Evaluasi Kinerja Pelayanan Trans Jogja Tahun 2025, Dinas Perhubungan DIY mengidentifikasi bahwa permasalahan utama pengembangan transportasi publik di DIY adalah belum optimalnya ekosistem transportasi multimoda, terutama pada aspek integrasi dan digitalisasi layanan. Analisis menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) menunjukkan bahwa isu integrasi dan digitalisasi memperoleh skor prioritas tertinggi dibandingkan isu pelayanan lainnya.

Melalui implementasi NYAWIJI, Pemda DIY berharap tercipta sistem transportasi yang lebih efisien, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kenyamanan serta kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Digitalisasi layanan ini juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi di wilayah Yogyakarta.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*