Suhu Kota Semarang Meningkat, El Nino “Godzilla” Picu Panas Ekstrem

BMKG ungkap suhu Semarang capai 34°C dan berpotensi naik hingga 37°C akibat El Nino kuat, warga diminta waspada panas ekstrem dan dehidrasi.
Ilustrasi dibuat oleh AI

BMKG ungkap suhu Semarang capai 34°C dan berpotensi naik hingga 37°C akibat El Nino kuat, warga diminta waspada panas ekstrem dan dehidrasi.

SEMARANG, JOSS.CO.ID — Udara panas di Kota Semarang belakangan ini terasa semakin menyengat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh masuknya musim kemarau yang lebih kering akibat fenomena El Nino dengan intensitas kuat atau dikenal sebagai El Nino “Godzilla”.

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, menjelaskan bahwa suhu udara di wilayah Semarang saat ini rata-rata mencapai 34 derajat Celsius. Kenaikan suhu diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

“Suhu udara diperkirakan memuncak hingga 35-37 derajat Celsius saat puncak El Nino nanti,” ujar Noor Jannah melalui sambungan telepon, Senin (4/5/2026).

Puncak suhu panas diprediksi berlangsung pada periode Juni hingga September 2026, seiring menguatnya dampak El Nino di wilayah Indonesia.

Faktor Geografis

Selain faktor global, kondisi geografis Semarang sebagai kota pesisir dan kawasan industri turut memperparah suhu udara. Wilayah ini cenderung menyerap dan menahan panas lebih lama dibandingkan daerah pegunungan.

Akibatnya, suhu yang dirasakan masyarakat bisa terasa lebih tinggi dari angka yang tercatat secara meteorologis. Warga, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diminta mulai menyesuaikan pola kegiatan harian.

Imbauan Kesehatan dari BMKG

Untuk mengurangi dampak buruk terhadap kesehatan, BMKG memberikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat:

– Gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV berlebih.
– Perbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi akibat udara kering.
– Gunakan masker saat berada di luar ruangan untuk menghindari paparan debu.

Langkah sederhana ini dinilai penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil di tengah cuaca ekstrem.

Risiko Kebakaran

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi udara yang sangat kering meningkatkan risiko kebakaran lahan. Benda-benda di ruang terbuka menjadi lebih mudah terbakar karena rendahnya kelembapan.

“Jangan membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api di lahan kosong. Dalam kondisi sangat kering seperti ini, potensi kebakaran jauh lebih besar dan cepat menjalar,” tegas Noor Jannah.

Waspada Dampak El Nino “Godzilla”

Fenomena El Nino “Godzilla” merupakan istilah untuk El Nino dengan kekuatan sangat besar yang memicu pemanasan suhu laut di Samudra Pasifik. Dampaknya dapat dirasakan secara luas, termasuk di Indonesia.

Beberapa dampak yang perlu diwaspadai antara lain:

– Kemarau lebih panjang dengan penurunan curah hujan drastis.
– Risiko kekeringan dan kebakaran hutan meningkat.
– Ancaman krisis air bersih dan gangguan sektor pertanian.

BMKG memprediksi musim kemarau di Semarang mulai berlangsung pada pertengahan Mei 2026. Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca resmi untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari panas ekstrem ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*