Menaker Wajibkan Perusahaan AS AmCham Lapor Loker via Siap Kerja

Menaker Yassierli wajibkan perusahaan AS di AmCham lapor loker ke Siap Kerja. Optimalkan link and match, cegah calo, lawan gratifikasi Kemnaker.

Menaker Yassierli wajibkan lowongan perusahaan AS AmCham lapor loker ke Siap Kerja, Optimalkan link and match, cegah calo, lawan gratifikasi Kemnaker.

JOSS.CO.ID, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta semua perusahaan asal Amerika Serikat yang tergabung dalam American Chamber of Commerce (AmCham) Indonesia untuk segera melaporkan lowongan pekerjaan ke Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah ini dimaksudkan agar platform Siap Kerja milik pemerintah bisa lebih optimal menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan.

Yassierli menekankan pentingnya pelaporan ini supaya info lowongan tersebar luas dan mudah diakses masyarakat. Platform Siap Kerja dirancang transparan, gampang dipakai, serta efisien tanpa melibatkan calo atau broker.

“Saya mengimbau, mengingatkan seluruh perusahaan di Indonesia agar wajib lapor pekerjaan pekerjaan. Kami sudah punya platform , silakan dimanfaatkan,” ujar Yassierli dalam Labour Day Forum di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Selasa (7/4).

Baca Juga: Kemenkeu Buka 380 Lowongan SMA di Bea Cukai

Ia bilang, Kemnaker sedang kerjasama dengan banyak perusahaan swasta untuk memperbanyak akses info loker. Dengan begitu, perusahaan tak perlu rekrut sendiri yang boros biaya.

” Silakan manfaatkan, manfaatkan platform ini . Kita terus meng- upgrade . Bapak-Ibu tidak perlu calo atau broker untuk mendapatkan pekerja. Biarkan pemerintah melalui platform ini yang mengompilasi seluruh informasi lowongan pekerjaan dan membukanya seluas-luasnya bagi pencari kerja,” jelasnya.

Fokus Utama: Link and Match dan Stabilitas Ketenagakerjaan

Menaker menyoroti masalah ketenagakerjaan di Indonesia bukan soal kualitas tenaga kerja, tapi kecocokan antara kebutuhan industri dan skill pekerja atau link and match.

“Lulusan kita, para pencari kerja di Indonesia, mereka itu punya skill. Bukan berarti dia tidak punya skill . Dalam banyak hal, lulusan dari perguruan tinggi kita bekerja di luar negeri. Saya juga dulu juga tenaga kerja Indonesia di Amerika, berarti yang benar-benarnya kontemporer. Jadi bukan berarti kita kalah dalam hal kualitas, kompetensi, tapi isunya itu link and match ,” terangnya.

Pemerintah siap campur tangan jika ada masalah yang ancam stabilitas hubungan industrial. “Bagaimana pemelolaan pekerja Indonesia. Dan sekali lagi jika ada masalah, beri tahu kami . Bagi saya ini sangat penting. Apa pun yang bisa berdampak pada stabilitas, harmoni, kondusivitas ke tenaga kerjaan. Beritahu kami, dan kami akan turun langsung untuk menyelesaikan masalah itu,” katanya.

Komitmen Cegah Gratifikasi di Kemnaker

Yassierli juga tekankan nol toleransi gratifikasi. Ia ajak masyarakat laporkan pungli atau permintaan tidak resmi saat penempatan kerja.

“Kalau ada yang minta-minta hadiah, minta apa, dan ibu kasih tahu saya, saya pecat langsung orangnya. Jadi nggak usah khawatir. Jadi kita ingin niat mulia mengorbankan teman-teman di Kementerian Ketenagakerjaan ini tidak dirusak dengan gratifikasi korupsi dan seterusnya,” tegasnya.

Menaker Yassierli wajibkan lowongan perusahaan AS AmCham lapor loker ke Siap Kerja, Optimalkan link and match, cegah calo dan gratifikasi.

Menaker Wajibkan Perusahaan AS AmCham Lapor Loker via Siap Kerja

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*