Tabungan Pensiun 6x Gaji Demi Bebas Travelling di Usia Senja

Ingin masa pensiun diisi jalan-jalan ke destinasi impian? Hitung tabungan pensiun 6x gaji dan ikuti tips ahli agar tetap bisa travelling nyaman di usia senja.

Ingin masa pensiun diisi jalan-jalan ke destinasi impian? Hitung tabungan pensiun 6x gaji dan ikuti tips ahli agar tetap bisa travelling nyaman di usia senja.

MENJALANI masa pensiun yang damai tanpa rasa cemas soal uang dan bisa tetap jalan-jalan ke destinasi impian adalah harapan banyak orang. Untuk mewujudkannya, Anda perlu menyiapkan tabungan pensiun yang cukup sejak jauh hari agar biaya hidup dan biaya travelling tetap aman. Pertanyaannya, berapa besar tabungan yang sebaiknya dimiliki saat memasuki usia 50 tahun jika ingin pensiun sambil rutin berwisata?

Menurut penyedia rencana pensiun Fidelity dikutip dari CNBC, idealnya seseorang sudah memiliki tabungan yang nilainya setara enam kali pendapatan tahunan saat mencapai usia 50, terutama jika mereka berencana pensiun di usia 67 tahun.

Sebagai ilustrasi, jika total pendapatan Anda dalam setahun Rp100 juta, maka angka tersebut dikalikan enam. Artinya, tabungan pensiun yang dianjurkan berada di kisaran Rp600 juta sebagai dasar keamanan, sebelum menambah anggaran khusus untuk liburan dan travelling di masa pensiun.

Meski begitu, angka enam kali gaji per tahun ini bukan aturan baku untuk semua orang. Menurut Nathan Sebesta, perencana keuangan bersertifikat sekaligus pendiri Access Wealth Strategies, jumlah tabungan yang dibutuhkan bergantung pada beberapa faktor: kapan Anda ingin pensiun, berapa besar pengeluaran Anda di masa pensiun, dan di mana Anda tinggal. Untuk Anda yang ingin menghabiskan masa tua dengan sering bepergian, tentu perlu menambah pos biaya wisata ke dalam perhitungan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan kalau tabungan pensiun terasa masih jauh dari target, sementara Anda bermimpi menghabiskan hari tua dengan keliling kota-kota cantik atau menikmati pantai tropis?

Jika tabungan pensiun Anda tertinggal jauh, Sebesta menyarankan untuk menurunkan ekspektasi pendapatan saat pensiun. Fokuskan sisa waktu 10–15 tahun ke depan untuk melunasi utang, mengurangi pengeluaran, dan mempertimbangkan pindah ke lokasi dengan biaya hidup lebih rendah, sehingga ada ruang lebih besar di anggaran untuk hobi seperti travelling.

Sebagai langkah terakhir, Anda mungkin perlu tetap bekerja saat memasuki usia pensiun.

“Tidak ada yang bermimpi harus tetap bekerja saat pensiun,” kata Sebesta. “Namun, bagi yang terlambat memulai dan tak bisa mengejar ketertinggalan, ini bisa jadi satu-satunya pilihan realistis.”

Dengan memahami patokan tabungan pensiun dan menyesuaikannya dengan gaya hidup yang diinginkan, termasuk keinginan untuk tetap travelling, Anda dapat menyusun strategi yang lebih realistis. Dana pensiun yang terencana bukan hanya membuat kebutuhan pokok terpenuhi, tetapi juga membuka kesempatan menikmati masa tua dengan menjelajahi lebih banyak tempat yang selama ini ada dalam daftar impian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*