Viral di KTT ASEAN! RTM Salah Sebut Nama Presiden RI, Langsung Minta Maaf

Viral di KTT ASEAN! RTM Salah Sebut Nama Presiden RI, Langsung Minta Maaf
Momen Pembukaan KTT ASEAN 2025, Serukan Semangat Persatuan dan Perdamaian. (Foto: REUTERS/Chalinee Thirasupa)

RTM minta maaf atas kesalahan komentator saat siaran KTT 47 ASEAN yang menyebut nama Presiden RI salah. 

JOSS.CO.ID – Stasiun penyiaran publik Malaysia, Radio Televisyen Malaysia atau RTM, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan komentator yang salah menyebut nama Presiden Republik Indonesia.

Kesalahan terjadi dalam siaran langsung sesi ketibaan para pemimpin negara di KTT ke‑47 ASEAN (Summit 47 ASEAN) di Kuala Lumpur.

Kekeliruan bermula saat satu komentator RTM dalam liputan langsung menyebutkan bahwa Presiden Indonesia adalah Joko Widodo (Jokowi), padahal Presiden Indonesia saat ini adalah Prabowo Subianto.

Kesalahan disebut langsung terdengar oleh sejumlah wartawan internasional yang berada di media centre KTT ASEAN di Kuala Lumpur.

Saat sesi ketibaan para pemimpin dunia pada pembukaan KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur. Pusat Konvensi Kuala Lumpur (KLCC), Malaysia.

RTM: sebagai stasiun penyiaran yang melakukan siaran langsung, komentator RTM: yang melakukan kekeliruan pengucapan nama Presiden RI.

Pemerintah Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto: menjadi pihak yang secara resmi menerima permohonan maaf. Wartawan internasional dan peserta KTT: sebagai saksi kesalahan tersebut.

Department of Broadcasting Malaysia (Dewan Penyiaran Malaysia) atau badan terkait yang menangani masalah. (NST Online)

Menurut pernyataan resmi RTM, hasil penyelidikan internal menunjukkan bahwa kesalahan tersebut terjadi karena kelalaian dalam proses pemeriksaan fakta dan pengawasan komentar siaran langsung.

RTM menyebut akan memperkuat kontrol editorial dan proses verifikasi guna mencegah kesalahan serupa.

Permohonan maaf: RTM menyatakan “permohonan maaf yang tulus” kepada Presiden RI, Pemerintah RI, dan semua pihak terdampak.

Tindakan internal, RTM menyatakan telah mengambil “tindakan yang sesuai” atas komentator yang keliru.

Perbaikan sistem, RTM akan memperkuat pengawasan editorial dan proses pemeriksaan fakta dalam siaran langsung ke depan.

Saat pembukaan KTT ke-47 ASEAN, RTM menyiarkan secara langsung sesi kedatangan para pemimpin negara di KLCC. Komentator RTM menyebut “Presiden Indonesia Joko Widodo” yang keliru. ]

Kesalahan terdengar oleh wartawan internasional dan menjadi sorotan. RTM melakukan investigasi internal dan kemudian mengeluarkan pernyataan resmi. Permohonan maaf dilayangkan, dan RTM berjanji memperkuat pengawasan editorial.

Baca Juga: Hot Mic Bocorkan Percakapan Trump dan Prabowo di Mesir, Bahas Eric Trump?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*