Pegawai Puskesmas Karaoke Saat Jam Kerja, Dinkes Gunungkidul Minta Maaf

Ilustrasi Bernyanyi
Ilustrasi Bernyanyi

JOSS.CO.ID, GUNUNGKIDUL – Sebuah video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan sejumlah pegawai puskesmas di Gunungkidul tengah karaoke saat jam kerja viral di media sosial. Video tersebut diambil di UPT Puskesmas Wonosari I, Jumat (25/7/2025), dan langsung menuai berbagai komentar dari netizen.

Dalam video yang beredar, tampak empat orang pegawai berkaraoke lagu Memandangmu oleh Ikke Nurjanah di dalam ruangan puskesmas. Momen itu terjadi saat seharusnya puskesmas tengah memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Warganet ramai-ramai mengkritik tindakan tersebut dan mempertanyakan profesionalisme para petugas kesehatan. Apalagi, kegiatan karaoke itu terjadi di tengah suasana layanan kesehatan yang seharusnya serius dan fokus melayani pasien.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, memberikan penjelasan resmi. Ia membenarkan bahwa kejadian tersebut berlangsung di UPT Puskesmas Wonosari I, dan melibatkan empat orang pegawai.

“Jadi memang pagi itu diadakan senam di basement, kemudian dilanjutkan berlatih karaoke untuk acara HUT RI di kapanewon Wonosari,” jelas Ismono.

Ismono menambahkan bahwa sebelumnya Kasubag Tata Usaha UPT Puskesmas Wonosari I sudah mengingatkan agar kegiatan tersebut dihentikan. Namun, imbauan tersebut belum sepenuhnya dipatuhi oleh staf yang bersangkutan.

Dinas Kesehatan Gunungkidul secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

“Kami mohon maaf atas kejadian ini, kami akan memberikan teguran kepada staf kami,” lanjut Ismono.

Ia menegaskan bahwa para pegawai Puskesmas yang terlibat tengah karaoke saat jam kerja telah diberikan teguran langsung dan akan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan serupa di kemudian hari.

Hingga Sabtu pagi (26/7/2025), tagar #PuskesmasKaraoke dan #JamKerjaBukanWaktuKaraoke sempat trending di X (dulu Twitter). Banyak yang menyayangkan kejadian ini, namun ada pula yang membela bahwa kegiatan itu mungkin dilakukan di luar jam pelayanan.

Meski begitu, pihak Dinkes tetap menekankan pentingnya menjaga citra pelayanan publik, terlebih di sektor kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*